pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Serapan Anggaran Pemprov Belum Maksimal

MAKASSAR, BKM — Sehari lagi, tahun 2019 akan berakhir. Namun serapan anggaran di APBD 2019 Pemprov Sulsel belum masimal. Hingga kemarin, serapan anggaran masih tersisa 7,9 persen dari total anggaran Rp9,8 triliun.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Junaedi Akbar membenarkan, jika realisasi anggaran hingga saat ini jika dipresentasikan menyentuh angka 92,10 persen. Hal ini berdasarkan pendataan sejak Jumat lalu per tanggal 27 Desember 2019.
“Jadi kalau mau terserap semua pendapatan atau 100 persen, maka tersisa 7,9 persen dari total 9,8 triliun pada alokasi APBD 2019,” tutur Edi. Namun dia optimistis, hingga hari ini, anggaran yang masih mengendap ini bisa digunakan.
Dia menambahkan, anggaran 7,9 persen yang belum terserap merupakan alokasi dari belanja langsung (LS). Dimana porsinya untuk membayar gaji pegawai, maupun untuk pembayaran pada proses pengadaan barang/jasa yang dilelang.
“Untuk pembayaran LS masih dibuka. (Pembayaran) LS kita buka asal mendapatkan persetujuan sekda. Tapi diupayakan sampai besok (hari ini) saja. Karena masih butuh waktu verifikasi dokumen,” sambung dia.
Edi berdalih, kebanyakan sisa anggaran yang belum diserap itu pada dasarnya untuk menyelesaikan pembayaran kepada pihak ketiga atau rekanan yang menangani proyek pemerintah. Pasalnya, banyak proyek yang masih sementara berjalan.
Sementara sisa pembayaran ke rekanan baru bisa dilakukan setelah proyek tersebut selesai atau ditarget akhir tahun.
“Rata-rata untuk proyek. Kalau gaji (pegawai) sudah tuntas semua. Moga-moga dua hari kedepan bisa lebih maksimal,” tandas dia.
Meski terus menggenjot penyerapan anggaran menjelang tutup buku di akhir tahun, Edi mengaku capaian serapannya tidak sampai 100 persen. Disebutkan, akan ada sisa Lebih penggunaan anggaran (Silpa).
Proyeksinya kata Edi, bisa mencapai Rp323 miliar. “Namanya proyeksi, semoga bisa tercapai, tapi pada prinsipnya semakin sedikit silpa akan semakin bagus pula,” tandas Edi.
Sebelumnya Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani menuturkan, serapan anggaran tidak hanya sekadar dimaksimalkan. Namun ketepatan dalam penggunaan amggaran tersebut juga harus diperhatikan.
“Pada posisi akhir November dan Desember nanti masih banyak kegiatan yang sudah dan akan dilakukan. Tinggal pencairan dana kepada pihak ketiga yang belum terlaksana dengan baik. Tinggal kita stafnya memberikan telaah untuk mendorong itu semua, ketepatan penggunaan itu,” jelas Hayat. (rhm)




×


Serapan Anggaran Pemprov Belum Maksimal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar