MAKASSAR, BKM–Kecamatan Manggala, Kota Makassar menjadi kecamatan pertama dan percontohan sekolah sampah.
Sekolah sampah ini diinisiasi atau digagas oleh Unibos dan dilaunching Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, Minggu (12/1).
Rektor Universitas Bosowa, Prof Saleh Pallu, menjelaskan, sekolah sampah ini hadir untuk menjawab keresahan masyarakat terkait sampah yang berserakan.
Mahasiswa Unibos nantinya akaj standby di Kecamatan Manggala untuk melatih masyarakat bagaimana mengelola sampah dengan baik dan tepat serta memiliki nilai ekonomis.
“Jadi mahasiswa kami tiap minggu akan standby di Kecamatan Manggala untuk melatih masyarakat dan menunjukkan caranya. Agar edukasi ini bisa dilafalkan oleh masyarakat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Katanya, pengelolaan sampah rumah tangga menjadi suatu tantangan tersendiri karena sesungguhnya volume sampah terbanyak itu adalah sampah rumah tangga (non point resource) hasil survey menunjukkan produksi sampah per orang itu sebesar 0.8 kg per hari sehingga pengelolaan sampah rumah tangga harus menjadi perhatian kita bersama.
Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengapresiasi hadirnya sekolah sampah yang telah diinisiasi oleh Universitas Bosowa Makassar. Dia mengatakan, Kecamatan Manggala merupakan kecamatan pertama dan percontohan di Kota Makassar.
“Kami mendukung dan mengapresiasi keberadaan sekolah sampah ini. Saya yakin Universitas Bosowa ini salah satu universitas swasta yang peduli sampah. Kedepannya akan tersebar di 15 kecamatan,” ucap Iqbal.
Dia menaruh harapan besar kepada seluruh civitas akademika dan mahasiswa serta semua warga masyarakat guna bersama-sama membangun pondasi lingkungan yang bersih dan sehat, yang menjadi anugerah tak terbatas. (rhm)
Manggala Percontohan Sekolah Sampah
×

