ASPIRASI — Salah seorang warga Desa Palatta, Kecamatan Tapango sedang menyampaikan aspirasi kepada Ir A Muslim Fattah, anggota DPRD Sulbar yang sedang melakukan kunjungan kerja atau reses di daerah pemilihan Kabupaten Polewali Mandar.
POLEWALI, BKM — Anggota DPRD Sulbar dari Fraksi Partai Golkar, Ir A Muslim Fattah, melaksanakan reses kepada masyarakat di daerah pemilihan (Dapil)-nya, Polewali Mandar (Polman), Sabtu (25/1). Pelaksanaan reses ini adalah kewajiban dan sebagai aturan terhadap lembaga DPRD. Termasuk pada DPRD Provinsi Sulbar.
A Muslim Fattah di hadapan masyarakat Polman, mengatakan, agenda reses yang dilakukannya ini adalah konsekuensi dan tanggung jawab sebagai anggota dewan. Juga sebagai aturan yang telah tertuang pada setiap anggota dewan untuk melakukan reses dan pertemuan dengan masyarakat dalam menyerap aspirasi masyarakat.
”Termasuk kami ini sebagai anggota DPRD Sulbar harus menjalankan reses tersebut,” kata Muslim Fattah.
Reses yang dilakukan A Muslim Fattah ini berlangsung di Desa Palatta, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polman. Dalam pertemuan tersebut, warga setempat banyak menyampaikan aspirasi atau usulan.
Lekimin, salah seorang masyarakat tani dari Kelompok Tani Masunni, mengusulkan adanya irigasi terhadap areal persawahan mereka. Usulan atau masukan juga disampaikan Misbahuddin, salah seorang warga setempat. Misbahuddin mengusulkan adanya bedah rumah dan akses perpipaan untuk air bersih.
Warga lainnya, Jasman mengusulkan adanya jembatan gantung. Sehingga akan tetap memudahkan warga antar desa tetap bisa beraktivitas meski sedang banjir. Karena ketika banjir tiba, maka praktis masyarakat setempat sulit melakukan aktivitas hariannya.
Di hadapan masyarakat Desa Palatta, Kecamatan Tapango, Muslim Fattah menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena bisa bertatap muka dan menyerap aspirasi dari masyarakat Desa Palatta khususnya dan Kecamatan Tapango pada umumnya.
”Insya Allah aspirasi dan masukan dari masyarakat sekalian akan saya sampaikan dan perjuangkan di DPRD Sulbar. Reses seperti ini bukan sekadar bertatap muka dengan masyarakat. Tapi yang lebih penting adalah menyerap dan mendengarkan masukan maupun aspirasi dari masyarakat secara langsung,” ujar legislator Partai Golkar ini. (alaluddin)
Berita Terkait:

