pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tes CASN Pemprov Berlangsung Ketat

MAKASSAR, BKM–Pelaksanaan tes calon aparatur sipil negara (CASN) lingkup Pemprov Sulsel berjalan lancar, Selasa (28/1). Sebanyak 1.250 peserta mengikuti tes di lima sesi.
Lokasi tes bertempat di ruang Assessment Center, Kantor BKD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Sebelum memasuki area ujian, para peserta harus melewati beberapa tahap lebih dulu. Dimulai dari registrasi untuk melakukan pengecekan kesesuian nomor ujian, bagi peserta yang belum memiliki nomor tes tersebut segera melapor ke bagian registrasi.
Pengamanan dan pengawasan juga diperketat, pelamar CASN tersebut tidak boleh mengenakan aksesoris dan segala macam yang berbahan logam. Mulai dari jam tangan, cincin, peniti, gelang, anting, kalung, ikat pinggang, dan segala pernak pernik lainnya. Pemeriksaan ini dilakukan ditahap kedua setelah melakukan registrasi.
Selanjutnya, peserta diarahkan ke ruang tunggu, dalam tahap ini mereka tidak diperbolehkan membawa apapun ke lokasi ujian selain kartu identitas dan kartu tes. Sepatu dan tas ditaruh ke dalam kantongan plastik yang disiapkan panitia, selanjutnya peserta mengenakan sendal yang biasa dipakai di hotel-hotel.
Setelah itu peserta diarahkan ke ruang tunggu kedua, disana disiapkan dua monitor sebagai wadah informasi agar peserta memperhatikan tata cara dalam penginputan data untuk bisa login dan mengakses soal-soal.
Sebelum itu, juga disediakan tenaga medis untuk mengantisipasi dan mengatasi jika terjadi gangguan kesehatan pada peserta tes.
Lokasi tes berada di lantai empat, untuk menuju tempat tersebut dilakukan dua kali pemeriksaan lagi, yakni kesesuaian data diri dengan kartu ujian. Setelah itu mereka dicek kembali menggunakan metal detector.
Peserta sisa duduk di depan monitor dan menunggu jadwal ujian dimulai. Mereka hanya bisa memanfaatkan waktu selama 90 menit untuk menjawab soal-soal yang disuguhkan panitia.
Berdasarkan pengalaman di tahun sebelumnya, para peserta CASN banyak yang gugur di Tes Karakteristik Pribadi (TKP), sehingga hal tersebut menjadi fokus Badan Kepegawaian Negara (BKN) di seluruh provinsi pada saat proses evaluasi.
Passing grade TKP dinilai sangat tinggi sehingga panitia seleksi CASN pada tahun ini menginisiasi untuk menurunkan level atau passing grade TKP. Dimana pada tahun lalu standar kelulusannya mencapai 143 turun menjadi 126.
Sementara untuk tes intelegensi Umum memiliki standar 80, dan tes wawasan kebangsaan 65.
Kepala Kantor Badan Kepegawaian Nasional Regional IV Makassar, Harun Rasyid, mengatakan, meski standar passing grade telah diturunkan namun tingkat kesukaran soalnya dinaikkan.
Meski begitu, Harun Rasyid, menilai, kesiapan peserta cukup bagus lantaran pihak BKD di provinsi telah melakukan simulasi dan sosialiasi terlebih dahulu. Kesiapan fasilitator juga dinilai sangat bagus.
“Persiapannya cukup bagus sesuai standar dan peserta merasa nyaman dan tenang mengikuti ujian. Kemudian dari hasil SKD nya hampir 50 persen yang lulus,” kata Harun Rasyid, Selasa (28/1).
Dari segi keamanan juga diperketat, kata Harun dalam pelaksanaan ujian ini sudah memiliki standar dengan bekerjasama dengan aparat kepolisian.
Harun menambahkan, jika ada peserta yang sakit dan tidak bisa mengikuti pelaksanaan ujian, wajib menyetor bukti keterangan sakit yang diketahui oleh dokter. Selanjutnya akan diberikan keringanan untuk mengikuti tes dengan jadwal yang berbeda.
Sementara bagi peserta yang terlambat lima menit sudah tidak diperkenankan untuk memasuki ruangan.
Kendala-kendapa pada tahun sebelumnya telah dijadikan bahan evaluasi untuk memaksimalkan pelayanan dalam perekrutan calon aparatur sipil negara tersebut. Termasuk anitisipasi munculnya joki yang dinilai berlaku curang dan memanfaatkan moment ini.
“Kita sudah menconfort dengan standar yang dimiliki. Kendala tahun lalu sudah bisa diminimalisir, semoga tahun ini berjalan lancar.
Salah satu peserta tes, Siti Maulidya, mengatakan sangat antusias mengikuti tes tersebut. Mengenai persiapan, ia aktif mengerjakan soal-soal secara online, beberapa kali ia mengikuti tryout online yang diadakan oleh instansi-instansi.
Tujuannya kata Maulidya, untuk melatih dan membuat terbiasa mengerjakan soal-soal agar tak kikuk lagi saat berada di ruang ujian. Menurutnya jenis tes yang sedikit sukar ialaha Tes Wawasan Kebangsaan dimana narasi dalam pertanyaannya cukup panjang dan memakan waktu lama.
“Persiapan untuk tes masih kurang karna hanya belajar lewat online. Tidak ikut bimbel-bimbel,” jelas mahasiswi lulusan D3 Farmasi Mega Rezky ini.
Diketahui, dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKD), Panitia Seleksi Daerah telah menyiapkan sarana komputer/laptop sebanyak 250 unit.
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dilaksanakan selama lima hari dengan jumlah peserta 5.391 akan dibagi per sesi per hari, dimana setiap hari ada 5 sesi. Kecuali hari Jum’at hanya 4 sesi. Jumlah setiap sesi sebanyak 250 orang.(nug)




×


Tes CASN Pemprov Berlangsung Ketat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar