MAROS, BKM — Bupati Maros, HM Hatta Rahman memaparkan keberhasilan Maros dalam kurun waktu 9 tahun terakhir ke Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy. Hatta membeberkan keberhasilan Maros saat bupati Lombok Timur melakukan kunjungan kerja dan kaji banding Kabupaten Lombok Timur bersama Taman Nasional Gunung Rinjani ke Kabupaten Maros, Selasa (28/1).
Hatta membeberkan keberhasilan Maros memperoleh piala Adipura enam kali berturut-turut, opini WTP lima kali berturut-turut serta prestasi dari berbagai bidang lainnya. Hatta juga menyebut keberhasilan Pemkab Maros melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros mendapat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari objek wisata Bantimurung yang over target yakni Rp9 miliar lebih.
”Taman Wisata Alam Bantimurung pengelolaannya Pemkab Maros, tapi masuk dalam Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul). Pariwisatanya dikelola dan dimanfaatkan oleh Maros,” ujar Hatta.
Hatta menyebutkan, baik TN Babul maupun Pemkab Maros sama-sama membagi kewenangan dan memanfaatkan. Sehingga keduanya merasakan manfaat.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy, mengatakan, meski 54 persen area TN Gunung Rinjani berada dalam wilayah Lombok Timur, namun Kabupaten Lombok Timur sedikit sekali merasakan manfaat dari TN Gunung Rinjani.
Pihaknya datang ke Maros bersama jajaran TN Gunung Rinjani untuk melihat pembagian kewenangan antara Pemkab Maros dan TN Babul. Sehingga keduanya merasakan manfaat besar dari keberadaan taman nasional.
”Permasalahan dengan kabupaten lain sudah terjadi puluhan tahun, karena itu kami dari Lombok Timur bersama TN Gunung Rinjani ke Maros dan TN Babul untuk belajar sejauh mana kewenangan Pemkab Maros bersama TN Babul agar keberadaan Taman Nasional dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Kunjungan kerja dan kaji banding juga hadir kepala TN Gunung Rinjani, Dedy Asriady serta Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemkab Maros. (ari/mir/c)
Hatta Rahman Paparkan Keberhasilan Maros kepada Bupati Lombok Timur
×

