pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Deflasi 0,04 Persen, Mamuju Peringkat Kesembilan

MAMUJU, BKM — Pada bulan Januari 2020, Mamuju mengalami deflasi sebesar 0,04 persen. Angka ini menempatkan Mamuju diurutan kesembilan dari sebelas kota yang mengalami deflasi.
Deflasi ini terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, serta bahan bakar rumah tangga sebesar 0,08 persen.
”Dari 13 kota yang terdapat di Sulawesi, sebanyak delapan kota mengalami inflasi dan lima kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Parepare sebesar 0,96 persen dan terendah di Gorontalo 0,03 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Baubau sebesar 1,39 persen dan terendah di Mamuju 0,04 persen,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Perwakilan Sulbar, Winrizal, dalam kegiatan press release di aula BPS Sulbar, Senin (3/2).
Winrizal mengatakan, untuk kelompok makanan, minuman, dan tembakau, pada Januari 2020 mengalami inflasi sebesar
0,24 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 103,10 pada Desember 2019 menjadi 103,35 pada Januari 2020.
Dari tiga subkelompok pada kelompok ini, kata Winrizal, satu subkelompok mengalami inflasi dan dua subkelompok lainnya mengalami deflasi. Untuk subkelompok rokok dan tembakau mengalami inflasi sebesar 3,05 persen. Sedangkan subkelompok makanan mengalami deflasi sebesar 0,26 persen.
”Subkelompok lainnya yang mengalami deflasi adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumahtangga. Adapun subkelompok yang tidak mengalami perubahan, yaitu sewa atau kontrak rumah, penyediaan air dan layanan perumahan. Maka kelompok pengeluaran ini telah memberikan andil sumbangan deflasi,” ujar Winrizal.
Sementara untuk nilai tukar petani di Sulawesi Barat pada Januari 2020 mencapai 109,55. ”Mulai Januari 2020 dilakukan perubahan tahun dasar dalam perhitungan indeks harga yang diterima petani dan indeks harga yang dibayar petani. Ini untuk menyesuaikan pola biaya produksi serta konsumsi rumahtangga pertanian di pedesaan pada tahun dasar 2018-100,” kata Winrizal.
Untuk sektor kepariwisataan di Sulbar dibulan Desember 2019 pada TPK hotel bintang 49,21 persen. Angka ini telah menunjukkan peningkatan 2,47 persen jika dibandingkan periode Nopember 2019 yang tercatat sebesar 46,74 persen. Adapun lama rata-rata menginap tamu asing pada hotel bintang diperiode Desember 2019 sebesar 100 hari dan tidak mengalami perubahan jika dibandingkan bulan Nopember 2019.
Jumlah pesawat yang datang dan berangkat di Sulbar selama priode Desember 2019, tercatat 138 kali penerbangan. Jumlah ini telah mengalami peningkatan sebesar 20 persen jika dibandingkan pada bulan Nopember 2019. Sementara jumlah pelayaran laut di Sulbar melalui pelabuhan di Sulbar selama periode Desember 2019 sebanyak 202 unit. Jumlah ini mengalami penurunan 4,72 persen jika dibandingkan pada bulan Nopember 2019 yang tercatat sebanyak 271 unit. (alaluddin)




×


Deflasi 0,04 Persen, Mamuju Peringkat Kesembilan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar