pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mahasiswa Geruduk Gedung Dewan

BONE, BKM — Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Cabang Bone menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Bone, Senin (3/2)
Dalam aksinya mahasiswa menyoal pembangunan tower 10 lantai yang rencananya akan dibangun Pemkab Bone karena masih menjadi polemik di kalangan masyarakat.
Sebelumnya PMII Cabang Bone telah melakukan audiens dengan DPRD Bone dan meminta DPRD menjelaskan pembangunan tower tersebut melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Hanya saja hingga kini belum ada kejelasan kapan akan dilaksanakan pihak DPRD.
Ketua Umum PMII Cabang Bone Sudri mengatakan hadirnya PMII bukan untuk menolak atau mendukung pembangunan tower tapi bagaimana DPRD melakukan RDPU terkait dua isu yang berkembang di masyarakat yaang menolak dan mendukung pembangunan tower.
“Kami mendesak DPRD melakukan RDPU guna mencari solusi terkait kedua isu tersebut. Minimal menghadirkan tokoh masyarakat yang mendukung dan menolak,” ujar Sudri.
Dalam aksinya sempat terjadi aksi saling dorong antara aparat keamanan dan demonstran. Hingga akhirnya massa berhasil menerobos blokade aparat dan langsung memasuki sejumlah ruangan anggota DPRD.
“Kami kecewa dengan tidak adanya anggota DPRD. Harusnya ada tim yang bertugas menerima aspirasi tapi kali ini tidak ada satupun. Mereka memilih kunjungan daripada menerima aspirasi masyarakat,” tambah Sudri.
Massa juga menyoroti selama Januari 2020 anggota dewan sibuk melakukan kunjungan tapi tidak ada manfaatnya bahkan sampai menghabiskan anggaran miliyaran rupiah.
“Hari ini kami meyimpulkan, anggota DPRD Bone menghianati rakyat, dia hanya beriorentasi mengejar yang namanya anggaran perjalanan dinas,”geramnya
Sementara Sekwan DPRD Bone Abu Bakar yang menemui para demonstran menjelaskan anggota DPRD sedang melakukan kunjungan kerja. (*)



×


Mahasiswa Geruduk Gedung Dewan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar