MAKASSAR, BKM — Pengelolaan izin reklame tahun ini sudah dilimpahkan ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP), dari Badan Pendapatan Daerah.
Namun, hingga Februari ini, belum satupun izin reklame yang dikeluarkan pihak PM PTSP.
Alasannya, menurut Kepala Dinas PM PTSP Makassar, Andi Bukti Djufrie, pihaknya akan melakukan maping terlebih dahulu, titik-titik atau wilayah mana saja yang diperbolehkan untuk pemasangan reklame dan yang tidak boleh.
Selain itu, kata Andi Bukti, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) hingga saat ini belum memberikan data soal titik-titik reklame yang ada saat ini.
Alasan lain sehingga belum mengeluarkan izin reklame, lanjut Bukti karena pihaknya juga belum menerima data jumlah reklame dari Bapenda.
“Itu karena data dari Bapenda terkait reklame ini belum diserahkan. Saya harus tahu di mana penataan reklame yang bisa didirikan dan di mana daerah yang bebas dari reklame. Itu perlu,” tuturnya, usai menghadiri rapat terkait reklame di Ruang Rapat Sekkot Makassar, Rabu (5/2).
“Kita tidak mau dong, begitu dipindahkan ke PTSP (izin reklame) langsung orang-orang mau berbondong-bondong minta izin wah repot kita. Susah. Dan selama ini memang reklame yang sudah ada itu tidak ada izinnya. Yang ada hanyalah pajaknya,” tutupnya.
Kata Bukti, nantinya, akan dibuat pemetaan jalan-jalaj mana saja yang akan bebas dari reklame.
Dua jalan utama yang disebutkan akan terbebas dari reklame adalah Jalan Ratulangi dan Jalan Jenderal Sudirman.
“Kalau di Jalan Ratulangi dan Jalan Sudirman tidak boleh ada satu pun reklame berdiri di sana. Termasuk Jalan Pettarani,” ujar Bukti.
Dia mengatakan, penatakelolaan lokasi-lokasi penempatan reklame bukan hanya mengejar profit atau keuntungan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun perlu juga dipertimbangkan segi estetika kota.
“Kita buatkan tempat-tempat reklame khusus, sehingga keteraturan itu bisa kita ubah. Contoh Surabaya. Itu sudah ada perwalinya. Kalau berbicara reklame, bukan cuma pendapatan yang kita butuh tetapi estetika kota. Estetika kota bagus pendapatan bagus maka itu yang kita harapkan,” ulasnya. (rhm)
Ratulangi dan Sudirman akan Bebas dari Reklame
×

