MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur H Muhammad Thoriq Husler meresmikan operasional Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengairan Kalaena Kiri. Peresmian dirangkaikan dengan syukuran atas perubahan status ranting pengairan Kalaena menjadi UPTD Pengairan Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Masyarakat Kalaena, Senin (10/2).
Peresmian itu ditandai penandatangan prasasti oleh bupati, yang disaksikan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Syahrir Sain. Untuk menunjang pelayanan UPTD ini, juga dilakukan penyerahan dua unit kendaraan operasional.
“Pengelolaan irigasi di Kabupaten Luwu Timur sudah berjalan dengan baik dan telah memberikan peran yang sangat besar terhadap keberlangsungan sektor pertanian. Apalagi sektor pertanian memang merupakan sektor perioritas daerah,” kata Husler.
Menurutnya, sektor pertanian telah memberi kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya yakni tingginya nilai daya beli masyarakat. Nilai indikator ekonomi berupa daya beli salah satu bagian pemicu terhadap nilai indeks pembangunan manusia (IPM), disamping indikator pendidikan dan kesehatan.
“Sesuai data BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Sulawesi Selatan terhadap nilai IPM tahun 2018, Kabupaten Luwu Timur menduduki urutan keempat dengan nilai IPM sebesar 72,16 dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan,” terangnya.
Dari keberhasilan yang telah dicapai, lanjut Husler, membuktikan bahwa Pemkab Lutim telah mampu mengelolah sumber daya alam, khususnya sumber daya air dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. (rls)
Husler Resmikan Operasional UPTD Pengairan Kalaena Kiri
×

