pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kapal Pesiar We Cudai Dibangun di BCC Malili

MALILI, BKM — Satu lagi ikon baru kota Malili mulai dibangun. Berada di kawasan pesisir sungai Malili, tepatnya di samping eks TPI Malili lama, Baruga Collaborated Center atau BCC akan didirikan tahun ini. Mengusung konsep taman wisata sungai yang menarik dengan berbagai fasilitas penunjang untuk menambah daya tarik wisatawan berkunjung ke kota Malili.
Peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan BCC dilakukan Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam di kawasan proyek BCC Desa Baruga, Malili, Selasa (18/2). Turut mendampingi Sekkab H. Bahri Suli, Kadis Parbudmudora Hamris Darwis, Kadis Kelautan Firnandus Ali, Camat Malili Nur Saifullah, Manajemen Vale Indonesia Ichman, dan beberapa kepala desa se-Kecamatan Malili.
Wabup Irwan Bachri Syam mengatakan, pembangunan BCC ini memang merupakan bagian dari program kawasan jasa penunjang dan perkotaan, program pegembangan kawasan perdesaan mandiri atau PKPM yang dananya bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Vale Indonesia.
Program PKPM ini, khusus di Kota Malili dipusatkan sebagai kawasan jasa penunjang dan perkotaan yang mencakup tiga wilayah desa, yakni Desa Puncak Indah, Baruga, dan Kelurahan Malili.
“Di area BCC ini nantinya juga akan dibangun kapal pesiar yang diberi nama We Cudai yang akan berkeliling sungai Malili. Selain itu, juga akan dibangun water park yang ditempatkan di Desa Puncak Indah,” jelas Irwan yang juga ketua Tim Koordinasi PKPM.
Orang nomor dua di Kabupaten Luwu Timur ini berharap, pembangunan BCC bisa berjalan sesuai harapan. Karena bangunan ini nantinya akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan perekonomian baru di kota Malili, yang berkolaborasi dengan kegiatan ekonomi kreatif sehingga berdampak positif bagi kemandirian desa.
“Saya harapkan segera dibentuk pengelola BCC yang merupakan kerja sama tiga BUMDesa untuk mengoptimalkan kawasan BCC ini. Saya juga berharap masyarakat ikut mengawasi pembangunan BCC,” harapnya.
Manajemen PT Vale Indonesia Ichman mengatakan, salah satu program CSR perusahaannya dalam mendukung program pemerintah daerah, yakni menjadikan Malili sebagi kota modern. Pembangunan BCC diharapkan dapat mendorong berkembangnya sektor ekonomi masyarakat desa yang muaranya tercipta kemandirian desa.
Program pembangunan BCC menelan anggaran kurang lebih Rp2 miliar lebih dari dana CSR PTVale Indonesia. Pelaksanaannya terdiri dari tiga item utama, yakni workshop, playground dan pujasera.
Untuk diketahui, khususnya di Kecamatan Malili, progam PKPM terdiri atas tiga kawasan yang terbentuk. Masing-masing kawasan jasa penunjang dan perkotaan, terdiri dari Desa Baruga, Desa Puncak Indah, dan Kelurahan Malili. Kawasan pesisir ada Desa Balantang, Desa Wewangriu, Desa Harapan, dan Desa Pasi Pasi. Sementara yang terakhir adalah kawasan pertanian, perkebunan dan peternakan, terdiri dari Desa Pongkeru dan Desa Laskap. (rls)




×


Kapal Pesiar We Cudai Dibangun di BCC Malili

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar