BULUKUMBA, BKM — Sebanyak 104 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Bulukumpa menginisiasi terbentuknya forum komunikasi. Pembentukan forum diselenggarakan di Gedung Masagena Tanete, dirangkai dengan dialog yang menghadirkan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, Sabtu (22/2).
Ketua Panitia Pelaksana Asdar dalam laporannya menyampaikan, pembentukan forum ini dimaksudkan sebagai wadah silaturrahmi lintas desa. Sekaligus sebagai forum dalam meningkatkan pemahaman tentang tugas dan fungsi BPD, sehingga BPD menjadi mitra yang baik dengan para kepala desa.
“Kita mendorong anggota BPD menjalin sinergitas untuk kemajuan dan kesejahteraan desa,” ujarnya.
Atas nama pemerintah daerah, Tomy Satria yang hadir dalam kegiatan itu, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh seluruh ketua dan anggota BPD untuk duduk bersama untuk membentuk forum komunikasi tingkat Kecamatan Bulukumpa.
“Ini adalah terobosan yang harus dikawal bersama oleh penyelenggaraan pemerintahan desa, yang memerlukan dukungan dan kemitraan antara pemerintah dengan BPD,” ujar Tomy.
Ia mengingatkan bahwa kehadiran forum BPD tersebut tidak dimaksudkan untuk menyaingi Asosiasi Pemerintahan Desa atau Apdesi. Tapi forum itu dimaksudkan untuk membangun sinergitas untuk penyelenggaraan pemerintahan desa.
Karena bagaimana pun, anggota BPD merupakan unsur penyelenggara pemerintahan desa sebagaimana yang disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
“Jadi tanggung jawab penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa itu tidak hanya di tangan kepala desa. Namun anggota BPD juga ikut memikul tanggung jawab tersebut. Kehadiran BPD bukan menjadi lawan kepala desa,” tambahnya.
Karena kewenangan desa semakin besar, termasuk dalam pengelolaan anggaran, Tomy menyebut bahwa ada sekitar Rp90 miliar dana yang selama ini dikelola oleh pemerintah kabupaten telah diserahkan ke pemerintah desa.
“Makanya, kita berharap ada sinergitas kepala desa dan BPD dalam merencanakan pembangunan desa,” pintanya.
Forum BPD yang pertama kalinya terbentuk di Kabupaten Bulukumba ini, kata Tomy harus, menjadi inspirasi untuk kecamatan lainnya. Forum tersebut harus menunjukkan bahwa anggotanya memiliki kesamaan pandang terhadap peran dan fungsi BPD dalam mewujudkan desa berdaya, sejahtera dan mandiri.
“Jadi saya ingatkan agar niat membentuk forum ini semata-mata agar BPD melaksanakan fungsinya sesuai regulasi dan betul-betul anggota BPD memberikan kontribusi bagi desanya,” pinta Tomy.
Turut hadir dalam dialog tersebut, anggota DPRD Fraksi PPP Muh Jufri, Camat Bulukumpa Salman Z Patongai, dan beberapa kepala desa dan pengurus APDESI, serta pendamping desa. (min/c)
BPD se-Bulukumpa Bentuk Forum Komunikasi
×

