BULUKUMBA, BKM — Sekelompok massa yang mengatasnamakan dirinya Masyarakat Pemerhati Desa Borong, Kecamatan Herlang menggelar aksi demo di Kantor Badan Peberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Bulukumba, Selasa, (25/2).
Mereka menyuarakan tuntutan pencopotan kepala Dinas PMD, lantaran menganggapnya tidak transparan dalam melakukan seleksi wawancara para bakal calon kepala desa Borong.
Firman Aras dalam orasinya mendesak kepala Dinas PMD untuk segera menemui mereka guna memberi klarifikasinya terkait proses seleksi wawancara yang mereka sinyalir tidak transparan.
“Kami minta kepada bupati Bulukumba untuk mencopot Kadis PMD karena tidak transparan dalam pelaksanaan wawancara kepada bakal calon kades Borong,” tegas Firman Aras.
Pendemo lainnya, Ramil mengatakan bahwa PMD cacat administrasi dalam pelaksanaan penilaian terhadap balon kades. Sebab ada salah satu oknum balon merupakan mantan narapidana korupsi pajak yang diloloskan. Karenanya, mereka mendesak pihak PMD untuk meninjau kembali proses tes tertulis dan wawancara kepada balon kades Borong.
Kepala Seksi Pemerintahan PMD Andi Mappatunru yang menemui pengunjuk rasa di halaman kantornya, menyampaikan bahwa jika untuk peninjauan kembali tes tertulis itu bukan ranahnya kepala bidang, melainkan kewenangan pimpinan.
“Kalau diminta untuk melakukan peninjauan kembali maka saya tidak bisa melakukannya, sebab itu kewenangan pimpinan. Sementara saat ini pimpinan kami sedang berada di Makassar untuk mengikuti rapat koordinasi,” ujar Andi Mappatunru. (min/c)
Massa Desak Kadis PMD Dicopot
Dinilai tak Transparan dalam Seleksi Balon Kades Borong
×

