pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tersangka Pelecehan Ucap Ijab Kabul di Polres Gowa

GOWA, BKM — Meski dirundung kasus kriminal atas tuduhan pelecehan seksual, AS sebagai tersangka dalam kasus amoral itu tetap mendapat perlakuan istimewa dari jajaran Kepolisian Resort Gowa.

Terbukti, AS yang menjalani penahanan atas kasus pelecehan yang dilakukannya itu, diberi kesempatan melaksanakan ijab kabul terhadap kekasihnya (pihak yang melaporkan dirinya ke polisi).

Pernikahan itu pun difasilitasi jajaran Polres Gowa, Selasa (25/2) pukul 10.00 Wita, Musallah Polres Gowa. Selain jajaran penyidik Sat Reskrim, juga hadir menyaksikan Wakapolres Gowa, Kompol Muh Fajri Mustafa, pihak Propam dan KBO serta pihak keluarga dari AS dan mempelai perempuan.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir, di sela pernikahan seorang tahanan tersebut mengatakan, meski tersangka kasus pelecehan itu tengah berproses atas kasus yang dilakukannya, namun disisi lain dari segi hak azasi manusia serta kemanusiaan maka pertalian nikah yang sudah disepakati bersama keluarga kedua belah pihak harus dihargai.
Sepasang kekasih ini terpaksa harus menjalani pernikahan tidak seindah yang dibayangkan sebab dilakukan di kantor Polisi meski keduanya adalah dua sejoli yang selama ini menjalani masa pacaran.

”Iya. Tadi pagi kita sudah fasilitasi prosesi pernikahan tersangka AS dengan kekasihnya di musallah Polres Gowa. Keluarga kedua belah pihak hadir. Termasuk bapak Wakapolres Gowa turut hadir menyaksikan. Kedua sejoli tersebut, selama ini menjalin hubungan asmara. Namun di tengah perjalanan percintaannya, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan calon mempelai wanita. Selanjutnya calon mempelai pria berinisial AS (25) dilaporkan secara resmi pihak keluarga mempelai wanita dan hingga saat ini kasus pelecehan yang dialami mempelai wanita tersebut sementara dalam proses penanganan. Dan sisi lainnya, kita nikahkan keduanya secara resmi. Karena rasa cinta yang dimiliki kedua sejoli selanjutnya pihak keluarga pun bersepakat menikahkan buah hati mereka di Polres Gowa dan kita fasilitasi,” jelas Kasat Reskrim, Iptu Jufri Natsir.

Usai ijab kabul, Nurmiati pun menangis sebab dia harus pisah dengan suaminya yang tetap harus menjalani proses hukum akibat kasus pelecehan yang telah terlapor resmi ke Polisi. (sar/mir)



×


Tersangka Pelecehan Ucap Ijab Kabul di Polres Gowa

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar