MAKALE, BKM — Jalan poros Malimbong Balepe tertimbun longsor, Rabu (26/2) kemarin aparat TNI, Polri bersama masyarakat gotong royong bersihkan material longsor menutupi badan jalan dengan alat seadanya.
Tingginya material longsor membuat arus lalulintas putus total dari Leppan ke Lemo Menduruk kecamatan Malimbong Balepe, akibat curah hujan cukup tinggi beberapa pekan terakhir.
Kapolsek Saluputti AKP Martinus Pararuk, terjun langsung melekukan pembersihan katakan, setelah dua orang korban longsor sebelumnya Yustina (53) meninggal dunia, dan Yohana Elo Luku (50) menderita patah tulang bagian kaki, waspada akan longsor susulan lebih ditingkatkan.
Darurat longsor mengepung Toraja Barat, tidak membuat semangat aparat Polri dan TNI kendor membantu masyarakat, termasuk epakuasi material menutupi badan jalan.
Kendati demikian, sebaiknya Pemda siapkan alat berat Exa di Toraja Barat bisa bergerak cepat jika kembali terjadi longsor ditempat lain.
Sambung Martinus Pararuk, meskipun aparat dengan susah payah dan sekuat tenaga gotong royong bersama masyarakat angkat material cukup tinggi, ahirnya pada sore hari poros Leppan-Lemo Menduruk dapat dilalui ranmor roda dua dan roda empat.
Ditambahkan Kepala BPBD Tana Toraja Alfian Andi Lolo, semua masyarakat terdampak longsor akan mendapat bantuan.
Bahkan bupati Nicodemus bersama Kapolres AKBP Lilik Tribhawono turun langsung serahkan bantuan, singkat Alfian (gus).

