pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Perusda Sulsel Urusi Limbah Medis Puskesmas

MAKASSAR, BKM — Pemprov Sulsel mulai mengoperasikan insenerator atau mesin pengelola limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3.
Pengelolaanya diserahkan ke unit pelaksana teknis (UPT). Dengan menggandeng Perusahaan Daerah Sulsel, insenerator tersebut jadi potensi pemasukan untuk pendapatan asli daerah (PAD) Sulsel.
Perusda kemudian menawarkan fasilitas tersebut ke kabupaten/kota, terutama puskesmas dan rumah sakit.
Makassar menjadi daerah pertama yang melakukan kerjasama pemanfaatan insenerator tersebut.
Perusda Sulsel dan Pemkot Makassar melalui Dinas Kesehatan Kota Makassar sudah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Mou tersebut mengenai pengelolaan limbah medis atau pengelolaan dan pengangkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Pelaksana tugas (Plt) Dirut Perusda Sulsel, Taufik Fachruddin, mengatakan, apresiasinya kepada Pj Wali Kota Makassar, khususnya dinas kesehatan yang merespon positif tawaran Perusda Sulsel untuk melakukan kerjasama pengelolaan dan pengangkutan limbah B3 di Makassar.
Seluruh Puskesmas dan klinik kesehatan menjadi mitra kerjanya. MOU ini akan berlaku selama setahun, dan rencana akan dilakukan perpanjangan disetiap tahun berjalan.
“Apresiasi yang tinggi buat Wali Kota Makassar, dinas kesehatan dan para kepala puskesmas se Kota Makassar, sehingga hari ini (kemarin-red) kita dapat melakukan MOU pengelolaan limbah B3,” kata Taufik, yang juga Ipar Gubernur Sulsel ini.
Hal itu menunjukkan, pihaknya terbuka untuk melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, bukan saja di unit usaha limbah B3, akan tetapi terbuka ruang bagi unit usaha dan bisnis lainnya.
Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb menjelaskan, Perusda Sulsel di bawah kepemimpinan Taufik Fachrudin memperlihatkan kinerja yang baik dan profesional dibidang dunia usaha.
Hal ini dibuktikan dengan berbagai kerjasama yang telah dan akan dilakukan oleh Perusda Sulsel.
“Perusda Sulsel maju dan berkembang dibawah kepemimpinan Taufik Fachrudin, sehingga tidak ada alasan untuk tidak merespon keinginan untuk melakukan kerjasama dibidang limbah B3,” tegas Iqbal Suhaeb.
Menurut Iqbal, kerjasama yang dilakukan pihaknya dengan Perusda Sulsel, adalah bukti nyata dukungan dan support yang diberikan Pemkot kepada badan usaha milik daerah, khususnya Perusda Sulsel.”Insya Allah kedepannya kami membuka ruang bagi Perusda Sulsel untuk bekerjasama dibidang unit usaha lainnya di Kota Makassar,” tandas Iqbal. (rhm)




×


Perusda Sulsel Urusi Limbah Medis Puskesmas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar