RANTEPAO, BKM–Bakal calon Bupati Toraja Utara Frederik Batti Sorring (FBS) masih memiliki elektabilitas atau tingkat keterpilihan yang sangat tinggi yakni 23,3 persen.
Hal tersebut berdasar hasil survei lembaga Saiful Mujani Research And Consulting (SMRC).
Dengan survei yang tinggi, membuat ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, dan Petrus Tangke Rombe intens membangun komunikasi untuk bersama Sorring di Pilbup tahun ini.
Frederik Viktor mengontol 5 kursi, sedangkan mantan Kadis PU Papua Petrus Tangke Rombe lebih dulu menerima dukungan Partai Hanura yang mengontrol 3 kursi.
Sebelumnya, DPP Partai Golkar telah mengeluarkan surat tugas untuk Yohanis Bassang (Om Bass) yang juga memiliki tingkat keterpilihan 20,6 persen. Om Bass juga tengah mencari partai koalisi guna mencukupkan 6 kursi agar bisa mengusung pasangan calon.
Sorring sendiri merupakan kader Partai Demokrat bakal mendapatkan rekomendasi dari partai besutan SBY yang mengontrol 4 kursi di parlemen Torut.
Firman, tim sukses FBS tidak menampik mantan bupati Torut Sorring memiliki tingkat keterpilihan yang cukup tinggi dibanding bakal calon bupati lainnya.
Setelah Sorring dan Om Bass menyusul nama Yosia Rinto Kadang sebesar 18,2 persen, dan calon bupati petahana Kalatiku Paembonan yakni 10,7 persen.
“Pak Sorring akan menggalang koalisi besar guna melawan rival politiknya yakni Yosia Rinto Kadang, Om Bass, dan Kalatiku Paembonan,”ujar Firman.
Terpisah Frederik Victor Palimbong menjelaskan bahwa Sorring lebih pas dengan dirinya, sebab elektabilitasnya lebih diatas dari Bacabup lainnya.
Namun setelah surat tugas Golkar keluar untuk Om Bass, maka harapan Dedy -panggilan akrab Frederik Victor Palimbong akhirnya sirna. (gus).
Sorring Batal Gandeng Dedy Palimbong
×

