MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler menghadiri syukuran pemanfaatan Pasar Rakyat Wotu, Rabu (18/3).
Dalam sambutannya, Husler mengatakan, Pasar Rakyat Wotu dibangun untuk menyiapkan Wotu dan sekitarnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Luwu Timur. Masyarakat Wotu harus siap dengan segala dampak perubahan yang akan ditimbulkan.
“Pemilihan lokasi pasar sesuai perencanaanjangka panjang yang sangat strategis. Karena di lokasi pasar akan dibangun terminal. Selain itu tak jauh dari pasar ini ada RS dan SPBU,” ujar Husler.
Menurutnya, bagi warga yang menempati kios dan lapak di Pasar Rakyat Wotu ini gratis. “Tidak ada yang dipungut biaya, makanya jangan dijual atau di persewakan, kalau ada yang batal berdagang di pasar ini silahkan kembalikan nanti di cari lagi orang lain,” ungkap Husler.
“Semoga keberadaan pasar ini berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat, manfaatkan sebaik mungkin pasar ini karena dipasar inilah akan terjadi transaksi keuangan di masyarakat,” harap Husler.
Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Kab. Luwu Timur, Rosmiyati Alwy mengatakan, jumlah kios di pasar Wotu 18, jumlah lapaknya ada 182. Pembangunan selesai akhir 2018 dengan anggaran sekitar Rp. 5 M. (rls)
Pasar Rakyat Wotu Resmi Beroperasi
×

