pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tol Layang Dikebut

Progres Capai 76 Persen

MAKASSAR, BKM– Proyek tol layang terus dikebut di tengah pandemi virus corona atau covid-19. Dengan melibatkan ratusan tenaga kerja, progres proyek tersebut sudah mencapai 76 persen.

Direktur Utama Bosowa Marga Nusantara, Anwar Toha, menyebutkan, pihaknya terus bekerja walaupun di tengah wabah.
“Ini kita jalan terus. Yah tentu ada prosedural tambahan yang diberlakukan sesuai imbauan pemerintah,” kata Anwar sast dihubungi, Rabu (8/4).
Prosedur yang dimaksud adalah pengukuran suhu tubuh seluruh pekerja sebelum beraktifitas, menyiapkan tempat-tempat cuci tangan, menggunakan masker, dan sejumlah langkah preventif lainnya.
“Protapnya seperti itu. Kita juga peduli pencegahan covid-19. Kalau ada pekerja yang sakit, apalagi gejala flu dan batuk, kita istirahatkan dulu,” tambahnya.
Selain itu, tambahnya, juga diterapkan jaga jarak atau physical distancing. Makanya sistem shifting atau jadwal kerja diatur dengan baik agar tak banyak kerumunan.
Kata Anwar, saat ini memang ada sedikit penurunan intensitas pekerjaan. Namun ini tak akan mengganggu progres pengerjaan. Saat ini, capaian pengerjaan proyek sudah mencapai 76 persen.
“Bahkan jembatan penyeberangan orang (JPO) itu sudah separuh dibongkar. Diharap sudah bisa rampung semua. Jadi tak ada lagi penghalang,” bebernya.
Ia menambahkan progres pengerjaan sudah mulai kelihatan dari arah Selatan ke Utara. Perkiraan ada 800 meter yang sudah tersambung. Sisanya 800 meter lagi yang belum.
“Artinya, belum masuk. Masih ada juga on ramp dan off ramp,” ujarnya.
Pihaknya tetap optimis, proyek ini sudah bisa fungsional Juli 2020. Bahkan diupayakan pada saat Lebaran nanti pada Mei sudah bisa digunakan secara terbatas.
“Kita tetap yakinlah. Memang ada alat yang sempat terhambat karena dari Tiongkok. Namun itu sebagian saja. Bisa dipesan ke Malaysia juga,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala BBPJN XIII Makassar, Miftachul Munir, menuturkan, sesuai perjanjian JPO nanti akan diganti Pelican Crossing. Pembuatan Pelican crossing menjadi tanggung jawab pihak pelaksana tol layang. Saat ini, JPO mulai dibongkar secara bertahap.
“Sebetulnya tidak mahal kok itu Pelican crossing. Hanya traffic light seperti biasa tetapi ada push button atau tombol untuk pejalan kaki yang akan menyeberang. Itu mengubah lampu menjadi merah,” tandasnya. (rhm)



×


Tol Layang Dikebut

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar