PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe terus berupaya melakukan penanganan serta langkah dalam menekan penyebaran wabah covid-19 dengan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Taufan mengambil langka cepat dengan menggelar video conference bersama sejumlah menteri yakni Mendagri, Menkopolhukam, Menkeu, Mensos dan Mendes baru-baru ini.
Pada vidcon kali ini diikuti kepala daerah seluruh Indonesia, membahas langkah penanganan virus corona dan dampak dari mewabahnya virus tersebut di masyarakat.
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe usai menggelar video conference mengatakan rapat membahas terkait kesiapan pemerintah dalam hal pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
“Penerapan PSBB di setiap daerah perlu dilakukan kajian khusus, itu dimaksudkan agar optimalisasi kebutuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat, tidak berdampak pada PSBB,” katanya.
Selain itu, Menteri juga membahas terkait prosedur penanganan dampak wabah Covid-19, ditengah kebutuhan pangan dan lesuhnya ekonomi masyarakat.
“Termasuk beberapa bantuan langsung tunai dipaparkan secara matang oleh Mentri Dalam Negeri pada kesempatan tersebut, dan tentunya kami sebagai pemerintah Daerah sisa menunggu kebijakan tersebut diterapkan, dan pastinya implementasi di Lapangan harus kita kaji dengan maksimal,”tegasnya.
TP ini, menegaskan sebagai wali kota tentu harus mematuhi struktural keputusan pemerintahan, termasuk keputusan pemerintah pusat.
“Sebagai kepala daerah kita akan mengikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah pusat, karena kita sistemnya adalah pemerintahan linear ke bawah,”jelasnya.
“Kita segera tindak lanjuti dan disampaikan kepada aparatur kami untuk diterapkan di masing-masing dinas sesuai kebutuhan instansi,” tandas Taufan. (mup/C)

