LUWU UTARA, BKM–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada bakal calon bupati Luwu Utara.
Partai berlambang Kakbah ini mengeluarkan rekomendasi kepada Indah Putri Indriani agar berpaket dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Utara Suaib Mansur.
Rekomendasi PPP keluar sejak 2 April lalu. “Iya sudah ada rekomendasi untuk Luwu Utara,”ujar ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel, DR HM Aras.
Dirinya menyebutkan jika partai yang dipimpinnya memilih, Indah Putri Indriani karena dia adalah satu-satunya bakal calon yang mendaftar di PPP apalagi dalam survei yang dilakukan secara internal menempatkan petahana ini masih diatas angin ketimbang rivalitasnya. “Surveinya masih tinggi, dia juga (Indah) sudah memiliki pasangan dan hanya dia sendiri mengikuti fit,” ujarnya.
Soal paketnya dia anggap ini sudah ideal karena mengingat Indah adalah bakal calon petahan yang sudah berpengalaman apalagi yang menjadi wakilnya adalah dari birokrat.
“Kita mengetahui Ibu Indah yang latar belakang kebijakan dia mampu mengatur ASN dan wakilnya nanti bisa diberikan amanah untuk pembangunan sehingga benar-benar bisa mensejaterahkan rakyat,” lanjutnya.
Disinggung soal wakil Indah, anggota DPR RI menyebutkan dia yang menyedorkan karena pada saat fit and proper test di PPP dia telah menyapaikan keretaria kandidat yang dia menjadi pendampingnya.
“Dia (Indah) yang sedorokan karena pada saat fit and proper test dia sampaikan ini (Suaib) ini yang paling pas untuk dia,” tuturnya.
Sementara itu, Partai Perindo menginginkan pertarungan head to head di Luwu Utara. Partai ini hanya ingin Pilbup di Lutra diikuti dua pasangan calon.
Sekretaris DPW Perindo Sulsel, Hilal Syahrim mengatakan, dari hasil pengamatan Tim Desk Pilkada, ada tiga Paslon yang mencuat. Ketiganya bahkan telah mengantongi arah dukungan partai politik lain, baik surat tugas atau surat rekomendasi.
Mulai dari petahana Indah Putri Indriani yang mengamankan rekomendasi Golkar dan Wakil Bupati Thahar Rum yang telah mendapatkan Nasdem. Adapun Arsyad Kasmar yang memiliki surat tugas Hanura dan PKS.
“Saat ini di Lutra, ada tiga Paslon yang mencuat. Tapi kami maunya sih di Lutra pertarungannya head to head. Apakah Indah dengan Thahar atau Indah dengan Arsyad,”ujar Hilal, Minggu (12/4) kemarin.
Hilal menyebutkan, Perindo siap menjadi penantang petahana. Olehnya itu, pihaknya hanya menimbang dua nama yakni Muh Thahar Rum dan Arsyad Kasmar. Keduanya sedang ditimbang untuk diusung Perindo.
Jika pertarungan head to head, Hilal menilai peluang Palson penantang untuk menang cukup besar. Sebaliknya, jika ada tiga Paslon maka kemenangan akan dekat ke petahana.
“Ini kan masalah geopolitik di Lutra, jika ada tiga Paslon maka suara akan terpecah. Dan kemungkinan besar, petahana akan menang. Namun jika head to head, maka suara (yang tak menginginkan petahana) akan menyatu, dan peluang menang bagi penantang itu ada,” urai Hilal.
Adapun alasan tak mengusung Indah sebagai petahana lantaran yang bersangkutan tak mengikuti seluruh tahapan penjaringan Perindo. Khususnya tak hadir dalam fit and proper test di DPD Perindo Lutra. (rif)
PPP Rekomendasikan Indah Putri-Suaib Mansur
Perindo Ingin Head to head di Lutra
×

