pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Jelang Ramadan, Harga Gula Belum Terkendali

MAKASSAR, BKM– Jelang bulan suci Ramadan 1441 H, beberapa harga bahan kebutuhan pokok di Kota Makassar mengalami kenaikan. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga yakni gula.

Berdasarkan pemantauan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di sejumlah pasar, gula saat ini dijual Rp18 ribu rupiah per kilogram. Angka ini berada diluar Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berkisar Rp12.500.
Kepala KPPU Wilayah VI Makassar, Hilman Pujana, mengatakan, kenaikan harga bahan pokok relatif masih wajar. Berbeda dengan gula, harga beras, minyak goreng, daging sapi dan telur terpantau masih stabil.
Beras dijual sesuai HET dengan harga 11 ribu per liter. Sementara daging sapi sebesar seratus ribu rupiah per kilogram.
Hilman mengaku KPPU sejauh ini telah berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait langkah stabilitas harga.
“Koordinasi dengan TPID dan Satgas Pangan terus kami lakukan. Termasuk sharing terkait kebijakan yang bisa bisa diambil untuk stabilitas harga pangan,” ujarnya.
KPPU menambahkan, akan tetap mengawasi pergerakan harga bahan pangan pokok meski saat ini di tengah kondisi pandemi virus corona (covid-19) dan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Disinggung mengenai faktor yang menjadi pemicu terjadi kenaikan harga gula di kota Makassar, Hilman menyebutkan belum ada temuan indikasi persaingan usaha yang tidak sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, AM Yasir mengemukakan, pada dasarnya hampir seluruh kebutuhan pokok masyarakat di pasaran masih dijual dengan harga yang wajar. Kalaupun ada kenaikan, paling tinggi berkisar 10 persen dari harga normal.
“Memang ada dinamika. Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, fluktuasi harga terhadi menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Tapi tetap terkendali,” jelasnya.
Kecuali, kata lelaki yang juga Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kota Makassar itu, adalah gula.
Selain masih langka di pasaran, harganya juga melambung tinggi jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET).
Saat ini, harga gula berkisar Rp14 ribu hingga Rp18 ribu.
“Semua harga kebutuhan pokok masih dalam pantauan kami, kecuali gula pasir,” ungkapnya saat dihubungi BKM, Selasa (21/4).
Namun Yassir menjamin kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama. Pasalnya, pekan depan, ribuan ton gula pasir milik Bulog, PTPN, dan sejumlah distributor besar seperti Benteng Baru akan tiba di Makassar.
“Kita berharap kedatangan ribuan ton gula tersebut nantinya bisa menekan harga gula yang saat ini jauh diatas HET,” harapnya.
Terkait operasi pasar untuk menstabilkan harga, Yassir mengatakan rencana itu selalu ada jika memang harga kebutuhan pokok di masyarakat tidak terkendali. Namun, tetap dipertimbangkan untuk melakukan inrervensi karena saat ini Makassar sementara diperhadapkan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Soal operasi pasar, nanti kita lihat dulu. Masalahnya sekarang kita diperhadapkan dengan PSBB,” tandas Yassir. (rhm)




×


Jelang Ramadan, Harga Gula Belum Terkendali

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar