JENEPONTO, BKM — Kepala Desa (Kades) Balang Baru, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Darman Patta, nyaris menjadi korban penipuan. Pelaku mengatasnamakan Kapolres Jeneponto, AKBP Ferdiansyah.
Kades Balang Baru, Darman Patta, saat ditemui BKM di rumahnya, Kampung Balang Baru, Selasa (5/5), mengemukakan, kejadiannya berawal ketika Camat Tarowang, Rachman Nara ditelepon pelaku yang mengatasnamakan Kapolres Jeneponto.
”Pelaku meminta ke pak camat untuk menyuruh saya menghubungi pelaku. Sehingga pak camat telepon saya dan memberikan nomor HP pelaku,” kata Kades Balang Baru, Darman Patta.
Lebih lanjut Darman mengatakan, saat menghubungi nomor HP yang mengaku Kasat Reskrim, dia diarahkan untuk bicara langsung dengan dengan memberikan nomor yang katanya nomor HP Kapolres Jeneponto, AKBP Ferdiansyah.
”Sekitar pukul 13.00 Wita saya telepon nomor itu dan saya bicara langsung dengan orang yang mengatasnamakan pak Kapolres. Dia minta dibantu untuk dikirimkan uang Rp25 juta. Tapi saya bilang hanya Rp 10 juta yang ada. Dana itu disuruh transfer ke Kabidkeu Polda Sulsel atas nama ibu Asti Novita AC. 0534 0101 5144 507, Bank BRI. Beruntung tidak ada saldo dalam ATM saya. Dan stafku juga meyakinkan bahwa itu penipuan,” ungkap Darman Patta.
Pada Rabu, 6 Mei 2020, Darman Patta resmi melaporkan upaya penipuan ini ke Polres Jeneponto. Kabag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, membenarkan adanya modus penipuan yang mengatasnamakan Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Jeneponto.
”Kepala Desa Balang Baru Kecamatan Tarowang Darman Patta hampir menjadi korban penipuan. Modus penipuannya mengatasnamakan Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Jeneponto. Beruntung pak desa tidak langsung transfer uang Rp25 juta. Setelah dilidik, nomor WA pelaku berada di Jawa Barat,” jelas AKP Syahrul.
Ia pun menyampaikan imbauan Kapolres Jeneponto kepada masyarakat dan seluruh pejabat di Kabupaten Jeneponto agar tidak mudah percaya terhadap orang maupun kelompok yang mengatasnamakan Kapolres Jeneponto dengan maksud dan tujuan untuk meminta bantuan atau sumbangan.
”Apabila masyarakat memperoleh pesan singkat atau telepon dari orang yang tidak bertanggung jawab mengatas namakan Kapolres Jeneponto dengan maksud dan tujuan untuk meminta bantuan atau sumbangan, agar dicatat nomor handphone orang tersebut dan dilaporkan ke kantor polisi terdekat atau Bhabinkamtibmas untuk dilakukan penyelidikan,” harap AKP Syahrul. (krk/mir/c)
Ngaku Kapolres, Minta Kades Transfer Uang
×

