MAMUJU, BKM — Bupati Mamuju, Drs H Habsi Wahid, MM, menyerahkan bantuan sepuluh ribu paket Sembako kepada 11 kecamatan. Penyerahan dilakukan secara simbolis di halaman kantor bupati Mamuju, Senin (11/5).
Penyerahan paket Sembako ini turut dihadiri Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP Pababari, Kapolres Mamuju, Dandim 1418/Mamuju, Kajari Mamuju, Ketua Pengadilan Negeri Mamuju, kepala Bank Sulselbar dan ketua KONI Mamuju.
Pada kesempatan tersebut Habsi Wahid mengatakan, bantuan paket Sembako ini diperuntukkan bagi masyarakat terdampak Covid-19 yang ada di sebelas kecamatan. Bantuan tersebut bersumber dari donasi non anggaran Pemda yang dikumpulkan atas partisipasi sukarela mulai dari bupati, wakil bupati, Sekkab dan seterusnya para kepala OPD dan staf ASN jajaran Pemkab Mamuju.
Atas bantuan yang dimobilisasi menggunakan sepuluh mobil truk tersebut, Habsi menitipkan agar para camat dapat menyalurkannya kepada warganya yang benar-benar membutuhkan. Habsi juga meminta penyaluran berbagai macam bantuan yang telah disalurkan baik oleh pemerintah pusat hingga pemerintah daerah dan desa dapat melibatkan unsur TNI dan Polri. Sehingga dapat meminimalisir penyalahgunaan bantuan dan juga menjaga kondusivitas masyarakat.
Masih oleh bupati Mamuju, disebutkan, bantuan yang disalurkan hari ini juga termasuk bantuan dari Bank Sulselbar berupa CSR yang dikalkulasi menjadi 500 paket Sembako. Pada kesempatan yang sama, salah satu perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit, yakni PT Manakarra Unggul Lestari juga menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang langsung diserahkan kepada pihak RSUD Mamuju dan Dinas Kesehatan. Tidak ketinggalan pengurus KONI Mamuju juga menyerahkan bantuan sebanyak tiga ratus paket Sembako.
Atas penyaluran Bantuan tersebut, Lurah Binanga Kecamatan Mamuju, M Taupik Akbar mengungkapkan, sangat berterimakasih dan bersyukur atas adanya bantuan tersebut yang menurutnya memang sangat dibutuhkan sebagian warganya yang belum sempat menerima bantuan. Sebelumnya ia mengaku telah melakukan pemetaan warga yang memang sangat membutuhkan sentuhan bantuan dibantu para kepala lingkungan.
Hal sama diutarakan Kepala Lingkungan Kasiwa Timur, Abd Razak RS. Ia mengakui belum dapat sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat terhadap alokasi bantuan tersebut. Namun pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk memilah warganya yang benar-benar membutuhkan bantuan. Sehingga secara betahap akan diakomodir sebagai penerima bantuan. (alaluddin)

