pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Warga Gowa Kembalikan Bansos

GOWA, BKM — Pembagian bantuan sosial (bansos) yang dilakukan Pemkab Gowa dalam mempersiapkan PSBB sebelum 4 Mei 2020 lalu telah tuntas disalurkan baik itu jenis BLT, PKH, BPNT, BLT desa, program sembako serta paket sembako untuk korban terdampak Covid-19. Kini pemerintah hanya menunggu pengaduan warga tak terdata dan tidak mendapatkan bantuan untuk tambahan.
Namun di antara penerima, ada dua warga memilih mengembalikan bansos yang diterimanya karena dobel menerima. Irma, warga Dusun Bontocinde, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga memilih mengembalikan bansos yang telah diterima berupa paket sembako.
Hal sama juga dilakukan warga bernama Dg Saralia, warga Lingkungan Parang, Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe. Dg Saralia adalah penerima bantuan program Kementerian Sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) namun ternyata dalam penyaluran bansos lainnya dia juga dikucuri Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah kelurahan. Padahal pada BLT kelurahan, Dg Saralia menerima sebesar Rp600.000.
”Iye, saya kembalikan ke pemerintah kelurahan disaksikan Babinsa Kelurahan Lanna, pak Kamiluddin dan Bhabinkamtibmas Andi Rahmat karena saya masuk peserta PKH dan sudah dapat,” aku Dg Saralia di rumahnya, Jumat (8/5).
Pelaksana harian (Plh) Kepala Desa Bontoramba yang juga Sekretaris Camat Pallangga Syahrial sangat mengapresiasi keputusan yang dilakukan warganya tersebut. Ia pun telah melaporkan hal tersebut ke camat Pallangga untuk diteruskan ke Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.
”Bapak bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ibu Irma, beliau pun mengarahkan kami untuk memberikan perhatian kepada ibu ini secara pribadi karena kejujurannya,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Camat Pallangga, Taufik M Akib. Keputusan Irma mengembalikan paket Sembako lantaran telah mendapatkan bantuan program sosial dianggapnya sebuah kejujuran. Apalagi menurut Taufik, warganya ini tergolong masyarakat prasejahtera. Tapi rela mengembalikan bantuan sembako dari pemerintah untuk diserahkan kembali ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
”Ini merupakan contoh yang patut diteladani bagi kita semua untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan, menolong orang yang dalam kesusahan. Apalagi dibulan suci Ramadan, terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19,” kata Taufik. (sar/mir)



×


Dua Warga Gowa Kembalikan Bansos

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar