MAKASSAR, BKM — KSP Sahabat Mitra Sejati bersama Bank Sahabat Sampoerna menyalurkan bantuan Sembako kepada masyarakat di Kota Makassar yang terdampak Covid-19. Sebanyak 500 paket disalurkan ditiga titik, masing-masing melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar sebanyak 100 paket, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel sebanyak 100 paket, dan melalui Polrestabes Makassar sebanyak 300 paket.
Seperti disampaikan Coverage Head Bank Sahabat Sampoerna, Amsal John Rante secara nasional disiapkan 10 ribu paket yang akan dibagikan dalam dua tahap. Untuk tahap pertama, Kota Makassar mendapatkan jatah 500 paket. Setiap paket berisi beras, gula, terigu, dan susu senilai Rp100 ribu tiap paket.
”Sedangkan untuk tahap kedua, akan dikucurkan sekitar bulan Juni. Namun kita belum tahu apakah untuk tahap kedua ini masih berupa Sembako atau dalam bentuk lain,” kata Amsal John Rante didampingi Sumarlin Salam, Coverage Head KSP Sahabat Mitra Sejati di sela penyerahan secara simbolis kepada masyarakat terdampak Covid-19 di kantor Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Jumat (15/5).
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abd Malik Faisal, mengatakan, bantuan paket Sembako yang dititipkan kepada Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, sangatlah tepat. Karena pegawai tidak tetap (PTT) yang bernaung di bawah Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, sangat merasakan dampak dari Covid-19.
”Jadi ada 75 orang PTT yang ada di tempat kita. Mereka ini dipekerjakan di gedung CCC yang ada di Jalan Metro Tanjung Bunga. Setelah merebaknya virus Corona di daerah ini, maka gedung CCC ini juga terpaksa ditutup. Sehingga para PTT ini pun dengan terpaksa dirumahkan untuk sementara waktu. Untuk itu, kami dari jajaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel menyampaikan terimakasih kepada KSP Sahabat Mitra Sejati yang memilih kantor ini sebagai salah satu titik tempat penyaluran paket Sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. Semoga wabah Covid segera berlalu agar kehidupan kembali normal dan juga KSP Sahabat Mitra Sejati juga bisa lebih berkembang usahanya di daerah ini,” kata Abd Malik Faisal. (amir)

