POLITISI Partai Demokrat Tana Toraja Kristian Lambe berjanji akan segera memanggil atau hearing pihak badan pertahana nasional (BPN) Tana Toraja dengan terbitnya sertifikat di kawasan hutan produksi Mapongka.
Sebelumnya, komisi III DPRD Toraja heran setelah melihat kawasan hutan Mapongka sudah dikapling, bahkan sejumlah alat berat telah meratakan tanah untuk pemukiman.
“Mengherankan jika belum pernah pengalihan kawasan hutan lantas terbit sertifikat, pasti ada yang salah,”kata Kristian, Selasa (2/6).
Makanya untuk memastikan informasi dan fakta dilapangan, maka komisi III segera mengagendakan hearing dengan BPN yang telah menerbitkan sertifikat, dan KPH Saddang I yang menjadi instansi dalam mengelola hutan.
“Sangat berbahaya hutan sekitar Bandara Toraja Air Port diserobot warga sementara wilayah tersebut menjadi penyangga air,”ujarnya.
Demikian pula banjir bandang berpotensi terjadi sehingga batas kawasan hutan Mapongka harus jelas, sebab kedepan Bandara Toraja akan diperluas menjadi Internasional Airport. “Hal tersebut membutuhkan ruang terbuka hijau (RTH), termasuk Dinas PRK tidak boleh memberi izin mendirikan Bangunan (IMB),” imbuh Kristian (gus/rif/c)
DPRD Toraja Agendakan Hearing BPN
Terkait Sertifikat Hutan Mapongka
×

