pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

DPRD Sulsel Agendakan Pemanggilan

SEJUMLAH elemen masyarakat yang mengatasnamakan Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa mendatangi gedung DPRD Sulsel, Kamis siang (11/6). Mereka menyampaikan aspirasinya terkait melonjaknya pembayaran listrik, yang berdampak besar bagi warga di Sulsel dan menambah beban penderitaan mereka di tengah pandemi covid-19.
Akbar Mamat, salah seorang perwakilan massa, mendesak agar PLN bertanggung jawab atas adanya pembayaran yang tidak sesuai dengan pemakaian konsumen. Juga tidak melakukan pemutusan listrik bagi yang menunggak, serta memberikan kelonggaran kepada masyarakat di tengah ekonomi terpuruk saat ini.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel HA Edy Manaf, mengatakan pihaknya sangat sepakat dengan mahasiswa maupun masyarakat yang mempersoalkan kenaikan pembayaran listrik yang tidak jelas.
Karena itu, pihak dewan akan menindaklanjuti dengan memanggil manajemen PLN untuk dimintai penjelasan terkait masalah tersebut.
“Persoalan ini cukup jadi perbincangan, karena adanya keresahan masyarakat, bahkan menimbulkan kegaduhan. Kami juga sudah berdiskusi dengan pihak Dinas Sumber Daya Mineral,” jelas Edy Manaf.
Untuk itu, Edy meminta agar mahasiswa untuk menyiapkan dokumen pembanding guna disampaikan pada pertemuan dengan pihak PLN nantinya.
Ketua Fraksi PAN DPRD Sulsel Syamsuddin Karlos, menegaskan pimpinan PLN harus bertanggung jawab dengan persoalan kenaikan ini. Jika tidak, sebaiknya mundur saja.
Dalam penjelasannya, Syamsuddin bahkan mengaku sebagai korban dari naikannya pembayaran rekening listrik PLN. ”Rumah saya yang jarang dikunjungi, tiba-tiba pembayaran rekening listriknay juga mengalami kenaikan signifikan. Tidak heran kalau masyarakat mengeluh dan menduga uangnya diambil dengan model baru,” ujar Karlos, kemarin.
Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, juga mengaku telah mendapat banyak laporan terkait kenaikan pembayaran listrik. Menurut Andi Ina, hal tersebut harus menjadi perhatian serius dari PLN. Harus ada sikap serta tindakan untuk memperbaiki hal ini.
“Di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, masyarakat sangat membutuhkan support agar beban mereka tidak terlalu berat dalam menghadapi situasi seperti saat ini. Bukan malah menambah beban mereka,” terangnya.
Apakah pimpinan dewan akan memanggil pihak PLN? Andi Ina yang juga legislator Partai Golkar mengakui akan memanggil pihak PLN.
“Komisi D DPRD Sulsel sudah mengagendakan untuk memanggil PLN,” ujarnya.
Hal sama disampaikan legislator Partai Nasdem Sulsel Andi Rachmatika Dewi. “Komisi D akan panggil setelah reses selesai,” ujar Cicu, sapaan karib Andi Rachmatika Dewi.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan yang dikonfirmasi, juga mengakui jika pihaknya akan memanggil PLN. “Kami agendakan setelah reses,” tandasnya. (rif)



×


DPRD Sulsel Agendakan Pemanggilan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar