PANGKEP, BKM–Perburuan dukungan partai politik untuk masuk dalam koalisi tetap dinantikan oleh dua bakal calon Bupati Pangkep yakni Andi Ilham Zainuddin (AIZ) dan Muhammad Yusran Lologau.
Meski tetap menantikan dukungan Parpol, namun IAZ tidak ingin buru-buru mengejar koalisi dengan parpol diluar Golkar. Hal senada juga diungkapkan kubu Muhammad Yusran Lologau (MYL).
Bagi AIZ dalam menjalin koalisi parpol, mesti mempelajari dinamika politik yang terus bergerak.
Berburu koalisi itu ibarat berlomba untuk berebut sesuatu dan kita tidak sendiri, tetapi ada calon lain. Didalam persaingan ini butuh energi besar, kepercayaan, lobby kuat dan modal politik. Terakhir dari perebutan parpol itu harus dibuktikan dengan bukti surat rekomendasi.
“Makanya bagi kami dalam memburu parpol untuk berkoalisi tidak perlu dengan sikap terburu-buru. Biar pelan tapi pasti. Meski bagi kami kepemilikan 8 kursi bagi Golkar sudah cukup. Tetapi jalur koalisi pasti kita akan lakukan dan saat ini masih terua dijalin melalui jalur komunikasi,” tandas AIZ, Rabu (2/7).
Tim Pemenangan MYL, H Haris juga menyatakan situasi politik yang sangat dinamis mendorong pihaknya tidak ingin terlalu cepat mengklaim bahwa berkoalisi dengan beberapa partai.
“Bagi kubu MYL tidak mau bermanuver tanpa ada bukti hitam diatas putih bahwa pihaknya sudah berkoalisi dengan partai A hingga Z. Pokoknya kami tidak mau mengumbar mimpi yang belum tentu pasti,” kata Haris di gedung DPRD Pangkep ini.
MYL memilih lebih tenang dalam menjalin komunikasi dengan partai diluar Nasdem yang sudah permanen akan mengusungnya bersama Syahban Sammana. Apalagi Nasdem sudah memenuhi jumlah 8 kursi dari 7 yang dipersyaratkan. (udi/rif/c)
Yusran dan AIZ Masih Tunggu Parpol Koalisi
×

