MAMUJU BKM — Nyawa dua pemuda asal Desa Sondoang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Sumardin (25) dan Nono (28 ) nyaris melayang gegara persoalan hewan ternak, Senin (6/7) malam.
Kabid Humas AKBP Syamsu Ridwan, SIK melalui informasi dari Kapolsek Kalukku menjelaskan kejadian berawal dari kelakuan Sumardin yang memarangi dua sapi hewan ternak milik TL alias ERK di Dusun Rante Dango.
Tak terima kedua sapi kesayangannya terluka akibat sabetan parang, pemilik sapi sekaligus pelaku langsung mendatangi Sumardin dengan membawa beberapa temannya sehingga terjadi penganiayaan.
Akibat kejadian tersebut, korban Sumardin mendapat luka parah berupa luka robek pada bagian muka, dada, punggung dan lengan kiri dan langsung dilarikan ke RSUD Mamuju. Sementara korban Nono hanya mendapat perawatan di Puskesmas Kalukku dengan luka pada pundak kiri.
” Intinya pelaku kesal karena dua ekor sapi miliknya luka akibat sabetan parang yang dituduhkan kepada korban. Hal inilah hingga terjadi penganiyaan yang diduga dilakukan pelaku terhadap korban,” ujar Kabid Humas.
Peristiwa ini sempat menggegerkan warga setempat, untung saja pihak kepolisian mengambil langkah cepat dan tepat dengan melakukan konsolidasi bersama pemerintah desa setempat, serta dibantu oleh beberapa tokoh masyarakat setempat sehingga dapat meredam situasi yang ada.
Sedangkan pelaku bersama barang buktinya berupa 1 bilah parang dan sebilah badik diamankan petugas untuk penyidikan lebih lanjut. (ala/D)
Kabid Humas Jelaskan Kronologi Penganiayaan
×

