DAMPAK dari penyebaran virus covid-19 ini sangat berpengaruh pada perekonomian keluarga. Beberapa warga kota makassar merasa kesulitan dalam mendapat penghasilan, banyak dari mereka terpaksa harus diistrirahatkan atau diberhentikan oleh kantor atau perusahaan tempatnya bekerja.
Ninda misalnya ibu mudah satu anak ini harus merasakan di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) karna perusahaan tempat dia bekerja harus melakukan PHK kepada beberapa karyawannya, “Saya hanya berharap kepada pemimpin kota makassar nanti agar setidaknya membuka banyak lowongan kerja kepada warga kota makassar”ungkap Ninda, Senin (13/7).
Menurutnya, jangan hanya tempat wisata yang di manfaatkan tapi SDM (Suber Daya Manusia) nya kota makassar juga perlu di manfaatkan, “Dari makassar untuk makassar demi makassar.” lanjutnya
Dijelaskan bila tingkat pengangguran saat ini memang sangatlah bertambah, utamanya ketika pemerintah pusat memutuskan untuk mengharuskan kebijakan PSBB pada setiap kota di Indonesia, dari dampak kebijakan tersebut beberapa usaha dengan penghasilan yang kecil maupun usaha dengan penghasilan yang besar harus mengambil kebijakan tertentu agar usahanya tidak bangkrut.
Dalam hal seperti ini nasib dan takdir rakyat akan di gantung pada kebijakan dan keputusan dari kepala daerah
“Saya berharap calon pemimpin kota makassar nanti memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggil, loyalitas dalam membangun kota, memiliki jiwa sosial yang tidak memihak, selalu memiliki jalan keluar dalam setiap permasalahan yang warga kota makassar keluhkan” ungkapnya
Semoga semua kriteria yang diharap ada pada salah satu bakal calon wali kota makassar pada priode 2020-2024 ini.(arul/rif)
Wali Kota Mendatang Perlu Buka Lapangan Kerja
×

