pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Penjualan Hewan Kurban di Gowa Turun

GOWA, BKM — Pemenuhan hewan kurban untuk masyarakat Gowa dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah akan mencukupi. Bahkan, populasi sapi khusus sapi kurban mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Gowa, Suhriati, saat dikonfirmasi terkait kesiapan pemenuhan hewan kurban untuk masyarakat Gowa, Selasa (21/7), mengatakan, jumlah hewan kurban tahun ini melebihi jumlah tahun lalu. Ada penambahan seribu ekor populasi sapi.

”Untuk hewan kurban sapi itu kita punya 6.112 ekor. Sedangkan kambing ada 575 ekor. Jadi populasi sapi itu ada tambahan kurang lebih seribu ekor. Dimana tahun lalu hanya kurang lebih 5.000 ekor,” kata Suhriati.

Dikatakan, meski populasi meningkat, namun penjualan sapi kurban mengalami penurunan disebabkan masa pandemi Covid-19 saat ini. ”Iya, ada penurunan daya beli masyarakat terhadap hewan kurban. Saat ini dilaporkan penurunannya mencapai 30 hingga 40 persen dibandingkan tahun 2019 lalu,” kata Suhriati.

Suhriati menjelaskan, untuk pasokan hewan kurban seperti sapi, populasinya menyebar di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Biringbulu, Tompobulu, Bungaya dan Somba Opu. Dari beberapa kecamatan itu, Somba Opu yang tertinggi populasi sapinya yakni 1.500 ekor. Meski populasi sapi di Gowa tinggi, namun diakuinya tetap 
ada pasokan dari luar kabupaten, yakni Bone dan Sinjai.

Meski daya beli untuk berkurban menurun saat ini, namun kata Suhriati, pihaknya tetap rutin melakukan pemeriksaan atas kelaikan sapi kurban tersebut.

”Pihak kami terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat pada hewan kurban. Sejak kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan hewan kurban di setiap kecamatan. Jadi hewan yang layak dikurbankan itu sudah melalui tes kesehatan dan mengantongi surat keterangan dan Dinas Peternakan. Jadi masyarakat tidak usah ragu lagi,” katanya.

Suhriati pun mengedukasi masyarakat agar ketika akan membeli sapi harus teliti sebab ada beberapa ciri yang harus diketahui dan diperhatikan untuk mengetahui jika hewan kurban itu layak dikurbankan atau tidak.
”Usia sapi laik dikurbankan adalah minimal dua tahun, harus sehat secara fisik, mulai dari mata, kaki tidak pincang dan kulit sapi juga bersih dan mengkilap,” terangnya.
(sar/mir)



×


Penjualan Hewan Kurban di Gowa Turun

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar