pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Polres Ajak Peserta Wujudkan Pilkada Damai

Tensi Politik di Luwu Utara Meninggi

MAROS, BKM–Tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Maros menggelar deklarasi damai bertempat dilapangan Palantikang Maros, Kamis (10/9)
Selain deklarasi, ketiga pasangan tersebut juga melakukan penandatanganan perjanjian damai. Ketiganya masing-masing pasangan bakal calon AS Chaidir Syam-Hj Suhartina Bohari, Andi Harmil Mattotorang-Andi Ilham Nadjamuddin, dan HA Tajerimin-Havid S Pasha.
Mereka berjanji menciptakan pilkada yang damai dan sehat di Maros.
“Hari ini kita laksanakan deklarasi Pilkada damai, menghadirkan seluruh bakal calon. Kita mau mengawali pilkada ini tentunya dengan sejuk dan tidak ada sekat,” kata Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon, Kamis kemarin.
Setelah menggelar deklarasi, seluruh bakal calon dan partai pendukungnya membagi-bagikan masker gratis kepada warga yang melintas di Jalan Nasrun Amrullah belakang kantor Bupati Maros.
“Tadi juga kita bagi-bagi masker gratis kepada warga. Ini bagian dari edukasi kita untuk tetap menjaga masyarakat dari bahaya COVID-19. Pilkada ini kita harapkan tidak hanya aman dan damai, tapi juga sehat,” lanjutnya.
Sejauh ini, kata Musa, potensi kerawanan pilkada di Maros terjadi di media sosial. Dia mengatakan saat ini saja telah ramai dengan unggahan saling cibir oleh sesama pendukung.
“Kalau potensi kerawanan sejauh ini di media sosial, ya. Makanya kita sudah bekerja sama dengan tim cyber Polda Sulsel untuk melakukan patroli dan semua akan kita petakan,” ujar Musa.
Terkait munculnya klaster baru saat pendaftaran paslon di KPU lalu, Musa juga mewanti-wanti para bakal calon untuk tidak lagi melakukan kegiatan apa pun yang berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Sebab, hal itu akan berpeluang melanggar protokol kesehatan.
“Daerah kita juga menjadi salah satu perhatian karena waktu pendaftaran dan deklarasi ditemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan. Ke depannya, kita berharap hal tidak lagi terulang,” tutur Musa.
Sementara itu, Tensi politik jelang pilbup Luwu Utara semakin menunggi. Kali ini tim pemenangan pasangan bakal calon bupati Luwu utara, Thahar Rum-Rahmat Lagun, M Luthfi A Mutty menyindir bupati petahana Indah Putri Indriani.
Luthfi yang juga mantan anggota Fraksi Nasdem DPR RI pun menyebutkan dalam membangun daerah ada dimensi pemberdayaan. Aktivitas dan hasil pembangunan tidak sekedar terlihat secara fisik. Tetapi rakyat benar-benar ikut dilibatkan dalam proses dan ikut serta menikmati pembangunan.
“Jika semua yang saya sebutkan itu benar bisa dirasakan oleh rakyat, maka petahana seharusnya tidak usah khawatir. Bahkan tidak perlu capek-capek berkampanye. Apalagi hanya sekedar selfie-selfie pencitraan. Karena hasil kerjanya itulah yang akan bicara ke rakyat. Sebab rakyat lebih percaya pada apa yang dia rasakan dan dia lihat dari pada apa yg dia dengar,”jelas Luthfi.
Menurtu Luthfi yang pernah tercatat sebagai bupati pertama di Luwu Utara, satu fakta lebih bermakna dari seribu kata. Satu kenyataan lebih berarti dari seribu foto selfie. “Pendek kata, rakyat pasti akan mendukung untuk melanjutkan masa baktinya. Jadi, jika ada petahana yang menghalalkan segala cara untuk meraih dukungan, itu adalah manifestasi bahwa dia tidak percaya diri untuk terjun dalam pilkada. Misalnya menekan kepala desa, menekan camat, menekan guru-guru maka itu ada lah pengakuan di bawah alam sadar bahwa selama lima tahun dia tidak berbuat apa-apa,” tutupnya.
Pernyataan mantan staf ahli wakil Presiden RI Murdiono ini mendapat respon dari Indah Putri. Indah mengatakan tidak ada hal khusus yang dia lakukan. Dengan tudingan tersebut sebab saat ini dibutuhkan trasparan dalam membangun pemerintah. “Sekarang kita disuruh untuk trasparan melalui media sosial dan ini salah satu pertanggu jawaban kami. Walau disisi lain pencitraan itu penting,”pungkas Indah. (ari/rif/c)




×


Polres Ajak Peserta Wujudkan Pilkada Damai

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar