LUWU, BKM — Berdasarkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019 Sulsel, Kabupaten Luwu memperoleh nilai 51,78 atau dengan predikat CC. Untuk memacu peningkatannya, seluruh Kepala OPD mengikuti Coaching Clinic Implementasi SAKIP dan Percepatan Reformasi Birokrasi di Hotel Claro, Makassar, Jumat-Minggu (18-20/9).
Deputi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB, H Jufri Rahman mengatakan kegiatan ini merupakan tahap pendampingan.
“Coaching Clinic adalah tahap pendampingan dan pra evaluasi, jadi diharapkan bagi Pemkab agar memanfaatkan waktu untuk memenuhi segala standar sesuai waktu yang ditentukan. Agar nanti saat evaluasi semua sudah selesai tepat waktu,” ujar H Jufri Rahman.
Bupati Luwu, H Basmin Mattayang dalam pemaparannya terkait progres penyelenggaraan SAKIP dan Reformasi Birokrasi, mengungkapkan evaluasi SAKIP pada tahun 2019 masih memiliki kendala dalam proses penyelenggaraannya, dimana tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran belum optimal terhadap kinerja yang ditetapkan.
“Kendala yang dihadapi karena RPJMD Kabupaten Luwu masih untuk menyesuaikan indikator kinerja sesuai permendagri no 86 tahun 2017, masih kurangnya pemahaman setiap organisasi perangkat daerah terkait implementasi SAKIP, dan implementasi SAKIP belum didukung dengan ketersediaan anggaran,” ujarnya. (rls)
Kepala OPD Ikut CC SAKIP
×

