MAROS, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros menggelar uji publik Daftar Pemilih Sementara (DPS), Senin (28/9).
Uji publik itu dilakukan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 19 tahun 2019.
Kegiatan tersebut dihadiri 30 peserta yang berasal dari perwakilan lembaga yang terdiri dari instansi pemerintahan, OKP, KNPI, NU, Muhammadiyah, sekolah politik dan tim paslon.
Sebagai narasumber, KPU melibatkan akademisi A. Nur Imran.
Nur Imran mengatakan keterlibatan mayarakat dalam penyusunan daftar pemilih sangat berpengaruh besar pada hasil daftar pemilih yang akan di tetapkan menjadi DPT.
Sehingga, data pemilih yang di hasilkan menjadi lebih baik, akurat, bersih, akuntabel dan dapat di terima semua pihak.
“Dengan ini memeberikan ruang yang sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk melakukan koreksi. Uji publik ini juga akan berpengaruh pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap data yang disajikan oleh penyelenggara,” ujar Nur Imran, yang juga merupakan mantan ketua KPU Maros.
Komisioner KPU Maros divisi program dan data Meilany, berharap pada pilbup 9 Desember 2020 akan datang, partisipasi pemilih bisa meningkat.
“Segala upaya kita lakukan mulai dari sosialisasi yang telah dilakukan dibeberapa tempat dimana tujuannya adalah agar masyarakat aktif mengecek dirinya apakah sudah terdaftar dalam DPS atau belum. Termasuk pada momen car free day kemarin dan para relawan demokrasi yang bergerak di 14 Kecamatan,” katanya.
Selain itu kata Melany, KPU juga membuka posko layanan lindungi hak pilih di 103 Desa/kelurahan.
“Sejak tanggal 19 kita buka posko layanan lindungi hak pilih di 103 Desa/kelurahan, di posko inilah masyarakat bisa melaporkan atau memasukan tanggapan jika ada kekeliruan pengimputan data atau ada yang belum terdaftar di DPS, juga bisa dicek dan mendaftar langsung melalui link kpu Maros yakni di cekpemilih.kab-maros.kpu.go.id “jelas Melany.
Diketahui jumlah partisipasi pemilih pada pilbup 2015 lalu yakni 60 persen, Pileg dan Pilpres sebanyak 83 persen. “Kita target partisipasi pemilih pada Pilkada nanti mencapai 77,5 persen,” tutupnya.(ari/rif/c)
KPU Maros Gelar Uji Publik DPS
×

