pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Totaka Keluhkan Sengketa Tanah, Wahab Tahir : Saya Akan Bantu Warga di Dapilku

MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar dari dapil II, Abdul Wahab Tahir melaksanakan reses I masa sidang I tahun anggaran 2020-2021 di Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (2/10/2020).

Saat reses di Totaka, Wahab menerima masukan dari masyarakat terkait sengketa tanah yang telah lama terjadi di wilayah mereka.

Menurut warga RT03/RW01 Kelurahan Totaka, Munir, saat ini warga Jalan Cakalang 7 dibuat resah oleh status tanah atau hak kepemilikan tanah yang ada di RW 1 dan 2 Keluarahan Totaka. Munir mengaku sengketa ini sudah berlangsung lama tanpa ada kejelasan dari pemerintah.

“Kami minta tolong pak, warga kami di RW 1 dan 2 ini sejak setahun belakang dibuat bingung mengenai status tanah di kelurahan Totaka. Semoga pak dewan bisa selesaikan secepat mungkin,” harapnya.

Mendengar aspirasi tersebut, anggota Fraksi Golkar DPRD Makassar ini berjanji bakal menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengajukan kepemilikan tanah tersebut di BPN.

“Ini memang kalau sengketa tanah kita perlu buka dulu di BPN, karena status tanahnya belum jelas. Tapi buat wargaku saya pasti bantuki’,” ujar Wahab.

“Dalam pengalaman saya selalu saja ada yang pihak-pihak yang mengklaim. Yang saya sarankan sekarang bertahan saja dulu, sampai ini barang jelas. Kalau ada apa-apa saya siap bantu,” tambahnya.

Selain itu, ia juga memberikan motivasi bagi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan tetap sabar menghadapi Covid-19.

“Wabah Covid-19 ini membuat kita serba kesusahan. Melalui reses ini, saya akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid-19. Itu menjadi komitmen saya sebagai ketua komisi D DPRD kota Makassar,” katanya. (ita)




×


Warga Totaka Keluhkan Sengketa Tanah, Wahab Tahir : Saya Akan Bantu Warga di Dapilku

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar