TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta bersama Camat Mangngarabombang, Syahrir Mile dan sejumlah kepala desa menggelar rapat koordinasi. Rapat yang berlangsung di ruang rapat Setda kantor bupati Takalar juga dihadiri Asisten I Setda Kabupaten Takalar, Andi Rijal Mustamin dan Kepala Dinas Kesehatan, Rahmawati.
Bupati Takalar dalam rapat tersebut mengatakan, tujuan diadakannya pertemuan internal ini untuk membahas beberapa hal terkait pencapaian Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Takalar, peningkatan IPM, pertumbuhan ekonomi.
Termasuk rencana pembangunan Kawasan Briket Nusantara (KBN). Ditambahkan, dari 10 kecamatan se-Kabupaten Takalar, terdapat kecamatan yang belum ODF. Salah satunya adalah Kecamatan Mangngarabombang.
”Hari ini kita melakukan rapat khusus berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa se-Kecamatan Mangngarabombang untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sedang terjadi,” kata Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, Kamis (1/9).
Dalam rangka menuju desa yang sehat (ada jamban), bupati meminta agar ada koordinasi yang serius dan terus menerus antara komponen desa dengan Puskesmas dalam pendataan di masyarakat yang belum memiliki jamban. Bupati terus mengupayakan agar dibulan Desember, 100 persen kecamatan se-Kabupaten Takalar sudah mencapai ODF. Karena itu sangat berpengaruh dengan IPM.
”Masyarakat yang belum memiliki jamban dapat memanfaatkan jamban kelompok yang pernah dibangun oleh PNPM yang dapat dimanfaatkan beberapa keluarga. Satu bulan ke depan, kita akan mengevaluasi apakah jamban kelompok itu berfungsi. Jika tidak berfungsi, pemerintah setempat bersama TNI/Polri akan segera membangun jamban bersama yang bisa menutupi kekurangan jamban. Sehingga 100 persen desa se Kecamatan Mangngarabombang dapat mencapai ODF,” kunci bupati Takalar. (ira/c)
Gelar Rakor Bupati Kumpulkan Camat dan Kades
×

