MAKASSAR, BKM–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk melanjutkan pembangunan masjid 99 kubah yang sempat terbengkalai karena berbagai permasalahan.
“Kan sudah ada detail engineering design (DED)-nya, jadi sisa dilanjutkan item apa yang mau dilanjutkan. Kalau anggaran sekitar Rp30 miliar,” kata Kepala Bappelitbanda Sulsel, Junaedi, Kamis (8/10).
Menurutnya, pembangunan masjid 99 Kubah merupakan program prioritas, dengan mengembangkan pelaku usaha di kawasan wisata kuliner Lego-lego.
Sehingga dapat dijadikan sebagai penyangga masjid agar dimanfaatkan oleh masyarakat semaksimal mungkin.
“Kira-kira siapa yang setiap saat mau masuk salat di situ (masjid 99 Kubah)?. Kita lihat belum ada yang bermukim di sekitar situ. Nah sekarang adami lego-lego, jadi banyak mi orang salat di masjid 99 Kubah,” bebernya.
Bahkan, ia mengaku Pemprov Sulsel dalam hal ini Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sangat konsen terhadap perkembangan UMKM.
“Beliau (gubernur) mengarahkan ke kami untuk mengalokasikan beberapa anggaran untuk memantapkan kawasan lego lego,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, nantinya beberapa infrastruktur tambahan akan dibangun untuk melengkapi fasilitas kawasan lego-lego seperti jalan dan teras.
“Jadi bagaimana kita buat teras itu mengarah ke pantai dan itu yang akan kita kerja di perubahan,” tutupnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan rumah ibadah umat Islam itu sampai tuntas, dalam kondisi aman dan nyaman.
Uji material, sambung NA akronim Nurdin Abdullah terhadap Masjid 99 Kubah sudah dilakukan. Berdasarkan hasil uji material itu, banyak yang akan diubah sehubungan dengan keamanan pengguna masjid.
“Ada pakai alkopan. Kalau pakai alkopan itu hanya bertahan dua sampai tiga tahun. Kita mau masjid ini melegenda. Harus pakai bahan yang tahan lama,” lanjutnya.(rhm)

