SOPPENG, BKM — Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng mengujicoba 16 sekolah untuk pembelajaran tatap muka selama pandemi covid-19 dimulai pekan depan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng Drs H Muh Azis Makmur, Selasa (13/10) menjelaskan pembelajaran tatap muka ditengah pandemi Covid-19 masih tahap uji coba untuk zona desa/kelurahan yang zero penyebaran covid-19 dan terkhusus sekolah yang jumlah anak didiknya sedikit.
Ke 16 sekolah yang dijadikan uji coba yakni sekolah yang berada di pinggiran Kota Soppeng yang selama ini dinyatakan bebas corona. Pembelajaran tatap muka akan dilakukan evaluasi dua pekan kemudian. Jika kondisi relatif aman dilanjutkan di sekolah lain yang anak didiknya tidak mencapai 15 orang.
”Diknas memastikan pembelajaran tatap muka diperketat dengan menerapkan Protokol Kesehatan dengan SOP yang super ketat,” ujar Azis.
Dia menambahkan untuk sementara surat permohonan sekolah yang masuk untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka ada 16 SD. Dimana 16 SD tersebut masuk zona hijau dan kuning sesuai dengan pemetaan penyebaran covid-19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.
Ada empat syarat untuk dilakukan pembelajaran tatap muka yakni masuk zona hijau, isin dari pemerintah, kesiapan sekolah dan persetujuan orang tua.
“Jika empat syarat tersebut terpenuhi sudah bisa dilakukan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.
Pembelajaran tatap muka sewaktu-waktu bisa saja diberhentikan kalau situasi penyebaran covid-19 tidak terkendali. (ono/C)

