PAREPARE, BKM — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan menutup secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Industri Kerajinan Kerang-kerangan di Hotel Bukit Kenari, Parepare Rabu (14/10).
Bimtek merupakan program pengembangan sentra industri perioritas Dinas Perindustrian Provinsi Sulsel kerjasama dengan Dekranasda Provinsi Sulsel dan Dinas Perdagangan Kota Parepare. Karena itu, Bimtek dibuka Ketua Dekranasda Sulsel Hj Liestiaty F Nurdin di Balai Ainun Habibie, Parepare, Selasa (13/10).
Pasca Bimtek, Erna berharap para pengrajin kerang-kerangan dapat mengaplikasikan ilmunya dengan baik sehingga mampu meningkatkan perekonomiannya. Sehingga ke depan kerajinan kerang-kerangan ini menjadi lapangan kerja prospektif bagi masyarakat Parepare.
“Ini jangan sampai hanya di sini saja. Aplikasikan segera. Bimtek ini adalah kegiatan pemerintah yang akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” tandasnya.
Erna juga menyinggung masalah pemasaran produk kerang-kerangan. “Kita telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Sulsel dan Dinas Perdagangan Kota Parepare terkait pemasarannya. Bahkan, kerajinan kita ini akan diikutkan dalam pameran kerajinan di Dubai,” ungkap Erna.
Untuk lebih meningkatkan kerajinan di Parepare, Erna berharap agar kecamatan dan kelurahan lebih intens dalam membina warganya yang berpotensi meningkatkan perekonomiannya. “Jika ada yang dianggap potensial, maka silakan bawa ke Balai Ainun untuk kita nilai,” pinta Erna.
Bimtek selama tiga hari itu sarat makna dan banyak ilmu yang bisa dipetik. Karena kerajinan kerang-kerangan ikut mensupport terwujudnya Kota Industri Tanpa Cerobong Asap sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare. (mup/C).
Ketua Dekranasda Tutup Bimtek
×

