SELURUH elemen masyarakat terus aktif memerangi penyebaran Covid-19). Tak hanya pemerintah daerah yang gencar bersosialisasi protokoler kesehatan seperti penggunaan masker dan jaga jarak.
Aparat TNI-Polri berkewajiban melindungi masyarakat dengan terus mengingatkan warga selalu menerapkan sosial distancing.
Seperti halnya dilakukan para personel Makodim 1420 Sidrap tak henti-hentinya menggiatkan sosialisasi Protokoler Kesehatan demi mencegah meluasnya penularan wabah Covid-19 yang masih belum terkendali ini.
Pencegahan wabah dengan turun door to door mengontrol warganya, terutama para Pelajar yang masih menggunakan sistem daring atau belajar dari rumah dengan online.
Sebagai Pembina Desa, Serda Ruslan dipercaya melaksanakan pengawasan kegiatan belajar di Rumah Belajar Internet Gratis Koramil 1420-02/Tellu Limpoe dengan jumlah siswa-siswi 6 orang.
“Ini bentuk upaya kita memutus mata rantai penyebaran dengan mengajarkan warga terutama pelajar kita untuk tetap di rumah belajar daring,”ungkap Serda Ruslan disetiap kesempatan turun mengawasi di wilayah kerjanya, Sabtu (16/10).
Selain mengawasi anak belajar online, juga pihaknya selalu bersosialisasi penerapan protokoler kesehatan ditengah kehidupan baru atau New Normal.
“Setiap rumah warga didatangi, diingatkan masaalah 3 M yakni menggunakan masker sekalipun tidak berada diluar rumah, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer,”ungkapnya.
Kesadaran masyarakat harus selalu diingatkan menerapkan protokoler kesehatan. “Tidak tidak boleh lengah dengan penyebaran virus ini. Bisa saja kita rentang tertular hanya karena lalai dalam menjaga kesehatan. Itu yang tidak kita inginkan, makanya kami tak henti-hentinya selalu mendatangi warga dan mengingatkan tetap protokoler sekalipun didalam lingkungan rumah masing-masing,”tandas Serda Ruslan. (ady/C)

