BULUKUMBA, BKM — Meski memiliki keterbatasan, penyandang disabilitas di Bulukumba tak pernah patah semangat untuk berkarya dalam sejumlah bidang kerajinan.
Semangat para penyandang disabilitas harus direspon baik oleh semua kalangan termasuk masyarakat dan pemerintah. Bahwa disabilitas juga mampu berdaya saing di tengah arus segmentasi pasar.
Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bulukumba Suherman mengaku, support pemerintah daerah dalam mendukung penyandang disabilitas mendapatkan hak haknya termasuk berwirausaha sudah dianggap baik.
Saat ini sudah terbentuk lima kelompok sebagai wadah untuk mengasah masing bakat khususnya dibidang kewirausahaan yang diberikan bantuan modal usaha.
Penyandang disabilitas berjumlah 1.018 orang belum sepenuhnya bisa terakomodir. Ke depan pihaknya bersama Pemkab terus bersinergi melaksanakan program program dalam bidang penyerapan tenaga kerja khususnya bagi penyandang disabilitas.
“Keterlibatan penyandang disabilitas dalam wirausaha masih sangat minim sehingga ke depan kami minta kepada pemerintah daerah agar lebih massif lagi membuat program dalam membantu disabilitas dalam memenuhi kebutuhannya dalam bidang kewirausahaan,” bebernya.
Kadis Kominfo Bulukumba, HM Daud Kahal menyampaikan terkhusus di Kominfo penyandang disabilitas telah diberikan akses melalui radio dalam menyuarakan kebutuhannya.
Di Bulukumba sudah ada perda tentang penyandang disabilitas. Sehingga memang harus diperhatikan khususnya dalam mendesain program program penyandang disabilitas. (min/C)
Penyandang Disabilitas tetap Berkarya
×

