BANTAENG, BKM — Pengerjaan tanggul Sungai Cabodo, berbatasan Kelurahan Bonto Atu dengan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu tidak menyeluruh. Artinya, hanya beberapa titik saja.
Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bantaeng, Andi Syafruddin Magau melalui Kabid SDA M Zukhri, Senin (2/11) mengatakan proyek tersebut tidak tercantum dalam APBD karena tanggul rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.
“Tidak masuk dalam perencanaan karena tanggul tersebut rusak akibat banjir bandang”, jelasnya
Mengenai sumber dana, berasal dari bantuan bencana alam dari Pemprov Sulsel. “Anggarannya dari dana bencana Pemprov Sulsel”, katanya.
Dikemukakan Zukhri, tanggul tersebut menelan anggaran Rp 200 juta lebih dari total bantuan Rp 16 Miliar. “Hanya Rp 200 juta lebih yang dianggarkan untuk tanggul tersebut”, terangnya.
Ditambahkan Kabid, dana bantuan bencana tersebut dipecah-pecah kebeberapa lokasi terdampak banjir bandang.
Diantaranya, 8 bendung, yakni bendung Panaikan 1, 2, 3, Su’ranga, Pa’lingpurang, Punglindung, Bangkala Loe. Juga termasuk rehabilitasi cekdam Balangsikuyu Allu, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng. (wam/C)
Tanggul Cabodo Dikucur Rp 200 Juta
×

