SENGKANG, BKM — Dirjen Fakir Miskin Kemensos, A Muhammad Sunandar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wajo, Rabu (4/11) kemarin.
Bupati Wajo, Haji Amran Mahmud menyampaikan aspirasi yang setinggi tingginya dan ucapan terima atas kehadiran Dirjen Fakir Miskin di Kabupaten Wajo.
“Selamat datang Direktur Fakir Miskin Kemensos di Kabupaten Wajo sekaligus untuk bersilaturrahim dengan pendamping,” ujar Amran Mahmud.
Menurut Amran, salah satu kendala yang dihadapi adalah data yang berbeda – beda dari tiap instansi, olehnya itu, ia berharap, agar data bisa 1 pintu sehingga semua bisa di programkan, baik dari segi perencanaan kebijakan maupun penganggaran jelasnya
“Untuk itu saya harap data orang miskin melalui satu pintu yaitu lewat database big data. Kita harapkan masyarakat miskin terlayani dengan baik, dan hal ini sejalan dengan 25 program unggulan kita yaitu perbaikan data,” harap Bupati.
Sementara itu Direktur Fakir Miskin A. Muhammad Sunandar menyampaikan terima kasih atas undangan bapak bupati.
Jumlah warga miskin di Wajo sekitar 6,7 persen diharapkan tahun depan, bisa menurun diangka 5 persen.
Program di Kemensos yaitu bantuan pangan non tunai atau disebut bantuan sembako dan bantuan sosial tunai yang diberikan kepada masyarakat terdampak covid – 19 melalui PT. Pos yang sekarang sudah berjalan sesuai target sekitar 9 juta orang.
Ada tambahan 500 ribu bagi penerima sembako non PKH dan bagi penerima PKH mendapat bantuan beras 15 kg dari Bulog melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan.
”Saya berharap pendamping sembako dan pendamping PKH, agar selalu berkoordinasi. seperti arahan bapak bupati tadi” tutup A Muhammad. (ono/C)
Amran: Angka Kemiskinan Turun 5 Persen
×

