MAKASSAR, BKM–Calon wakil wali kota Makassar, Fatmawati Rusdi menjadi magnet bagi sejumlah kaum perempuan. Dalam naungan berbagai komunitas, mereka menyatu berada dalam barisan pendukung Fatma, pendamping Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto.
Teranyar, ada komunitas perempuan berisikan para janda. Namanya Kojam, akronim dari Komunitas Janda Makassar. Mereka mendeklarasikan dukungan saat Fatma melakukan kampanye di Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Rabu (4/11).
Tidak sekadar mendeklarasikan dukungan dan komitmen untuk Adama’ (akronim Danny-Fatma), Kojam juga mendaulat Fatma untuk meresmikan posko induk yang secara sukarela mereka bangun. Peresmian secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita.
“Komunitas ini dibentuk sudah sejak lama dan kini hadir untuk mendukung Pak Danny dan Bu Fatma. Anggota kami tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar. Seluruhnya akan bergerak untuk memenangkan pencoblosan 9 Desember,” ucap Rere, Sekretaris Kojam.
Fatma mengaku menambah keyakinannya memenangkan pilwali Makassar. “Kita semua menjadi saksi bahwa warga Kelurahan Mangasa siap memenangkan Adama,”kata Fatma.
Pasangan Danny-Fatma juga sudah menyiapkan solusi terkait keluhan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah negeri sistem zonasi.
Solusi ini dipaparkan menjawab sejumlah keluhan ibu-ibu dalam kampanye tatap muka Fatma di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate.
“Setiap tahun ajaran baru anak-anak sekolah di sini selalu kesulitan masuk sekolah negeri. Apalagi sekarang sistem zonasi. Tidak ada sekolah negeri yang masuk zonasi Kelurahan Maccini Sombala,” kata Salma Dg. Kebo, warga setempat.
Salma yang juga salah satu ketua RT di Kelurahan Maccini Sombala mengatakan, sebenarnya bisa saja anak-anak di wilayahnya masuk sekolah swasta. Akan tetapi, persoalannya kemudian adalah biaya yang jauh lebih mahal ketimbang masuk sekolah negeri.
Mendengar keluhan warga, Fatma menyampaikan bahwa dirinya bersama Danny sudah menyiapkan program untuk itu. Tertuang dalam visi revolusi sumber daya manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi.
“Saya dan Pak Danny punya program revolusi pendidikan, semua harus sekolah. Semua anak didik, SD dan SMP, tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah. Entah itu tidak mampu atau zonasi,” ujar mantan Anggota DPR RI ini. (jun/rif)
Fatma Resmikan Posko Relawan Para Janda
×

