MAKASSAR, BKM–Gabungan Perawat Honorer atau non ASN mengatasnamakan dirinya Relawan Perawat Bangkit Makassar menegaskan pilihannya kepada pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin – Abd Rahman Bando (Appi-Rahman).
Mayoritas yang tergabung dalam relawan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia (GNPHI) Sulsel.
Ketua Relawan Perawat Bangkit Makassar, Nurfaizal Aziz, menyebut alasan mereka memilih bergabung memenangkan Appi-Rahman sebab pasangan nomor urut dua ini memiliki program menyejahterakan perawat nantinya.
“Yang membuat kami menjatuhkan dukungan ke paslon nomor urut dua, karena hanya kandidat inilah yang memberikan insentif/penghargaan kepada perawat yang berada di garda terdepan menangani Covid. Belumpi jadi wali kota sudah na perhatikan maki’, apalagi kalau walikota mi, “ucap Nurfaizal yang juga Direktur Barisan Relawan Kesehatan Sulsel (Barak Sulsel) ini, Kamis (5/11).
Tak hanya itu Ijhal sapaannya menerangkan Appi-Rahman sebagai Paslon di Pilwali Makassar 2020 ini yang paling konsen bergerak dalam penanggulangan Covid-19.
Sebelumnya, pasangan Appi – Rahman melakukan blusukan dari Ujung Tanah sampai Bontoala.
Agenda blusukan tim relawan, disertai Duta Sehat untuk membagikan masker dan hand sanitizer, serta tim mobil visi-misi.
Mereka mendatangani pelelangan ikan Paotere di Kecamatan Ujung Tanah. Pelelangan Ikan Paotere merupakan tempat pendaratan ikan dan pusat transaksi ikan terbesar untuk keperluan rumah tangga maupun keperluan pengusaha restoran dan catering.
Mereka juga mendatangi Pasar Terong untuk menyapa dan menyerap aspirasi warga. Pasar Terong salah satu pasar yang berada di bawah pengelolaan PD Pasar Makassar Jaya, yang menyediakan semua kebutuhan sehari-hari warga Makassar.
Pasar ini banyak dikeluhkan warga karena penataannya yang belum baik. Pedagang tumpah ke jalan berjualan. Kendaraan pengunjung pun umunya diparkir di jalan utama, Bawakaraeng, sehingga saban hari menjadi titik kemacetan arus lalu lintas.
Selain itu, tim blusukan Appi juga mendatangi Pasar Butung. Salah satu pasar tertua di Makassar, yang kini menjadi pusat grosir. Bukan saja pusat belanja di Sulsel, tetapi juga bahkan pusat grosir terbesar di kawasan timur Indonesia.
Pasar Butung berusia sekitar 103 tahun, hampir sama tua dengan klub sepak bola PSM Makassar yang dipimpin Appi selaku CEO. Di Pasar Butung ini juga pada zaman Balanda, ada sarana transportasi kereta api yang melayani rute angkutan ke Takalar, Kini tinggal kenangan. (rif)
Tim Appi-Rahman Blusukan ke Tiga Pasar Besar
Gabungan Perawat Honorer Bentuk Relawan
×

