pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

21 Tahun Menderita Lumpuh Layu

BANTAENG, BKM — Seorang pemuda Firman (21), warga Be’lang, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu terbaring lemas dipembaringannya. Dia tidak bisa beraktifitas seperti pemuda lainnya. Penyebabnya, dia menderita lumpuh layu sejak masih kecil.
Ironisnya lagi, kedua ayah bundanya berpisah. Padahal usianya belum genap setahun. Rahman, ayah Ilham pergi. Ibunya kawin lagi dan ikut suaminya menetap Sidrap.
Menurut Baddu (60), kakek Ilham, cucu pertamanya itu menderita lumpuh layu pada usia 8 bulan. Penyebabnya, kata dia, Ilham kecil menenggak satu liter minyak tanah.
Baddu menuturkan, pada waktu itu keluarganya menggunakan lampu minyak tanah untuk menerangi rumahnya. penerang rumahnya. Sewaktu kakek dan neneknya menenuaikan salat magrib, Ilham kecil mendekati kaleng lampu minyak tanah dan langsung menenggak isinya.
Namun, kata Baddu, saat itu belum ada gejala mencurigakan. Nanti tiga hari setelahnya, barulah Ilham mual dan muntah berak. Keluarga panik dan mengantar Ilham berobat ke Makassar. “Kejadiannya, tahun 1999. Selelah ada gejala akibat minum minyak tanah, kami melarikan dia ke Makassar”, tutur Baddu.
Baddu menyatakan menyerah mengantar dan mendampingi Ilham berobat di rumah sakit Makassar karena kehabisan dana. “Sudah habis harta saya jual. Saya menyerah karena sudah tidak ada lagi yang bisa saya jadikan duit”, akunya.
Bidan Desa Kelurahan Bonto Atu, Suriawati Mile, Senin (23/11), mengaku rutin memantau perkembangan kondisi Ilham.
Kepala Puskesmas Bissappu, Ernawati, mengatakan, sudah sulit mengintervensi penyembuhan kelumpuhannya. Meski demikian, kata dia, puskesmas tetap melakukan pendampingan dalam perawatan kesehatan masyarakat.
Lurah Bonto Atu, Nuraeni, mengatakan, pihak pemerintah melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait untuk terlibat aktif dalam penanganan Ilham. (wam/C)



×


21 Tahun Menderita Lumpuh Layu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar