pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Peduli Energi Terbarukan, GenBI Unhas Gelar GenViber

MAKASSAR, BKM — Perubahan iklim merupakan masalah yang sangat serius saat ini, karena
memiliki dampak sangat luas bagi kehidupan masyarakat. Tidak hanya akan berdampak pada
meningkatnya suhu di permukaan bumi, tetapi juga memengaruhi berbagai aspek pada perubahan
alam dan kehidupan manusia. Seperti kualitas dan kuantitas air, habitat, hutan, kesehatan, lahan
pertanian dan ekosistem wilayah pesisir.

Sejak tahun 2003, Indonesia berubah status dari negara pengekspor atau eksportir minyak dunia,
menjadi negara importir minyak. Hal ini menandakan bahwa kebutuhan Indonesia akan bahan bakar
minyak sangatlah besar hingga tidak mampu lagi dipenuhi dari sumber sendiri. Pengunaan bahan
bakar minyak atau bahan bakar fosil sendiri akan menghasilkan efek gas rumah kaca yang menjadi
salah-satu faktor utama perubahan iklim bumi.

Energi terbarukan merupakan energi yang dihasilkan dari proses alami sehingga energi ini tidak dapat
habis dan akan terus menerus diperbaharui. Potensi energi terbarukan di Indonesia seperti angin, air,
matahari dan panas bumi sangat melimpah. Namun, pemenuhan 92 persen energi Indonesia masih
disuplai oleh energi fosil, sedangkan energi terbarukan hanya menyumbang 8 persen. Indonesia sendiri
menargetkan penggunaan energi terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025 seperti yang tertuang
dalam Paris Agreement.

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) merupakan salah satu jenis pembangkit listrik terbarukan
yang sangat ramah lingkungan dan memiliki efisiensi kerja yang baik. Perkembangan energi
terbarukan yang ramah lingkugan di Indonesia masih belum optimal, sehingga semua pihak baik itu
pemerintah, masyarakat hingga akademisi harus mampu bekerja sama dan berkontribusi dalam
kebijakan energi hijau nasional.

Melihat hal tersebut, Divisi Lingkungan Hidup Generasi Baru Indonesia Komisariat Universitas
Hasanuddin mengadakan kegiatan GenViber (GenBI Visit on Renewable Energy) dengan tema
Towards A New Era with Renewable Energi. Acara ini berlangsung di Pembangkit Listrik Tenaga
Bayu (PLTB) Tolo 1 Jeneponto, Senin (30/11).

”Pemilihan lokasi ini didasarkan pada fakta bahwa di Kabupaten Jeneponto tidak hanya terdapat
penggunaan energi terbarukan di PLTB. Tapi juga terdapat PLTU Jeneponto yang masih menggunaan
energi fosil (batubara). Sehingga dampak terhadap lingkunan, sosial maupun ekonomi dari kedua
pembangkit listrik tersebut dapat lebih jelas untuk diperbandingkan,” ujar Ketua Panitia Dirham
Brahmana Bachtiar.

Kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan publikasi karya tulis tentang energi terbarukan, sebagai
usaha untuk membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya
melakukan peralihan penggunaan energi menuju energi terbarukan. Juga memberi pemahaman tentang
dampak distruktif jangka panjang yang diakibatkan oleh penggunaan energi fosil secara terus-
menerus. (rls)



×


Peduli Energi Terbarukan, GenBI Unhas Gelar GenViber

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar