BANTAENG, BKM — Keceriaan pasangan suami isteri (pasutri), Ahmad Riswandar (28) dengan Nurhandayani (31), berubah tegang setelah puteri ketiganya Natasya Kanaya Riswandar didiagnosa menderita tumor. Penyakit yang cukup mematikan bersarang di perut bayi yang baru berusia lima bulan.
Wawan – sapaan Ahmad Riswandar, yang kesehariannya kurir makanan jadi, Selasa (1/12), menuturkan, dua pekan lalu puterinya dirawat di RS Prof Anwar Makkatutu Bantaeng selama dua hari satu malam.
Setelah dinyatakan kondisi puterinya membaik, Wawan dan isterinya menyambut bahagia. Puterinya diperbolehkan pulang ke rumahnya di BTN Griya Hana Lestari, Bira-bira, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu.
Namun kebahagiaan pasutri ini tidak bertahan lama. Setiba kediamannya, puterinya murung dan kesulitan duduk. Kegundahan menyeruak dalam dada pasutri ini. Wawan dan isterinya kembali memeriksakan puterinya ke dokter.
Hasil diagnosa sangat mengejutkan Wawan. Petugas medis menyarankan agar Wawan segera mengantar bayinya ke RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Wawan mengaku menggunakan BPJS Kesehatan dalam perawatan puterinya. Walau tidak mengeluh, Wawan tetap kesulitan dana karena dia terpaksa off dari pekerjaannya sebagai kurir.
Kini, Natasya Kanaya Riswandar terbaring lemas di pembaringan salah satu ruang perawatan menunggu keputusan dokter yang menanganinya. “Petugas sudah mengambil sampel darah anak saya. Selanjutnya, kami menunggu keputusan dokter”, pungkasnya.
Terpisah, Lurah Bonto Sunggu, Tompo, ketika dikonfirmasi, langsung menindaklanjuti mengecek ke kediaman Wawan. Kata dia, Wawan baru tiga bulan tinggal di Bira-bira dan tercatat sebagai warga Kelurahan Pallantikang. Meski demikian, kata dia, pihaknya akan mengupayakan bantuan untuk meringankan beban keluarga Natasya. (wam/C)

