pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

27 Saluran Drainase Butuh Perbaikan

Irwan Kita Tinjau Anggaran yang Ada

MAKASSAR, BKM–Hari ini, Kamis (3/12),jajaran pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) merayakan hari Bhakti PU. Masih banyak persoalan yang harus dilaksanakan oleh PU seperti pembenahan dan perbaikan drainase di musim penghujan.

Seperti halnya di Kota Makassar, Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar akan fokus pada penanganan drainase di minggu pertama Desember ini.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Irwan Adnan mengatakan, pihaknya membuat maping mana saja drainase yang kerap bermasalah dan menjadi keluhan masyarakat.
“Jadi kita buat mapping, mana yang selalu bermasalah dan dikeluhkan masyarakat dan kita tinjau anggaran yang tersedia,” ungkapnya saat ditemui di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, kemarin.
Dia mengatakan data sementara yang diperoleh Dinas PU berdasarkan masukan warga, ada sekitar 27 saluran drainase yang butuh perbaikan.
Saluran drainase yang butuh rehabilitasi itu tersebar di Kecamatan Manggala, Biringkanaya, Tamalate, Tamalanrea, Tallo, dan Rappocini.
Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk rehab puluhan saluran drainase tersebut sekitar Rp5 miliar.
Selain perbaikan saluran drainase, masalah sedimentasi juga menjadi perhatian. Namun, untuk program pengerukan, sudah dilakukan sejak awal 2020 lalu.
Tim satgas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar telah melakukan beberapa pengerukan. Anggota yang dikerahkan 480 orang.
Awal 2020 tim satgas melakukan pengerukan, terus mengalami kenaikan jumlah sedimentasi tiap bulan. Jika pada Januari pengerukan sedimen tiap-tiap rayon capai 600 meter kubik, maka pada Maret langsung naik dengan rata-rata 800 meter kubik.
Data pada Maret 2020, rayon IV yang meliputi Manggala Panakkukang-Tallo, tim yang diturunkan 77 orang dengan masa kerja 26 hari mampu mengeruk 824 meter kubik sedimentasi dengan total panjang drainase yang dibersihkan capai 1.755 meter.
Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Air Dinas PU Makassar, Syafar Majid mengatakan, rata-rata pengerukan sedimentasi capai 50 ribu meter kubik tiap tahun.
“Kalau tahun lalu kita mampu mengeruk 50.048 meter kubik sedimen dengan total panjang 162.450 meter drainase yang dikeruk,” ujarnya.
Jika tahun sebelumnya dilakukan pembersihan, bukan berarti tim satgas bersantai di tahun berikutnya. Kata Syafar tim tetap bekerja maksimal. “Bahkan kita minta teman-teman siaga. Apalagi kalau ada saluran yang sudah tersumbat,” jelas Syafar.
Syafar mengungkapkan, sumbatan drainase Makassar sudah mengkhawatirkan. Bayangkan saja jika kedalaman drainase itu sekitar dua meter, kata dia, jumlah sedimen bisa memenuhi seluruh saluran. “Jadi saluran tidak lancar. Itu yang kita keruk,” jelasnya. (rhm)



×


27 Saluran Drainase Butuh Perbaikan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar