pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Paslon “Terpaksa” Ikut Debat di Jakarta

MAKASSAR, BKM –Debat ketiga yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar di Jakarta mendapat tanggapan berbeda dari empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.
Debat ketiga yang semula rencananya dilaksanakan di Makassar, kemudian dialihkan kembali digelar dijakarta membuat banyak pekerjaan tambahan mulai dari penyelenggara, timd an relawan hingga aparat keamanan yang ada di jakarta seakan para tim dan pasangan calon “terpaksa” harus berangkat lagi ke ibu Kota Jakarta.
Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar nomor urut satu Mohammad Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi ( Danny – Fatma) menanggapi meski tidak begitu mempermasalahkan lokasi debat ketiga, baik digelar di Makassar maupun di Jakarta. “Kami ikut keputusan KPU sebagai penyelenggara,”ujar juru bicara tim Danny – Fatma, Indira Mulyasari Paramastuti.
Selain itu, Indira mengatakan pihaknya telah mengimbau seluruh tim dan relawannya agar bersama-sama menjaga suasana yang kondusif. Tak mudah terprovokasi dengan ulah oknum-oknum yang tak bertanggungjawab.
“Sejak awal kita selalu menghimbau kepada para tim, relawan dan pendukung untuk selalu bersikap tenang, tidak mudah terpancing dari provokasi. Bukan hanya di momen debat saja, tapi di semua momen,”jelas politisi Nasdem ini.
Insya Allah rombongan berangkat besok ke Jakarta (hari ini) Kamis (3/12), pasangan calon sudah siap dan akan segera kembali ke Makassar setelah selesai debat, mengingat waktu tidak lama lagi menuju tanggal 9.
Awalnya, Indira menolak jadwal debat diselenggarakan di Jakarta dengan alasan kasus Covid-19 di Jakarta meningkat terlebih rencana awal KPU Makassar memang akan menggelar debat di Kota Daeng.
“Apalagi cuaca yang sedang tidak bersahabat dan rentang waktu yang sangat dekat dengan jadwal pencoblosan,”urainya.
Perihal persiapan debat ke tiga, Fatmawati Rusdi mengatakan tidak melakukan persiapan persiapan khusus lebih menghimbau kepada seluruh Tim dan pendukung untuk bergerak massive
“Tidak ada persiapan apa apa, ada sih kami lebih mempersiapkan tim untuk tetap bergerak massive sampai masa tenang. Saya bersama pak Danny siap dimana saja dilaksanakan,”ujar Fatmawati Rusdi
Hal sama disampaikan Danny bila dirinya juga tidak memiliki persiapan khusus.
Sementara juru bicara pasangan nomor urut dua Munafri Arifuddin – Abdul Rahman Bando (Appi – Rahman, Fadli Noor menjelaskan pihaknya hanya menyesuaikan jadwal yang telah ditetapkan KPU Makassar.
Fadli menegaskan agar KPU dan Polrestabes Makassar bisa menjelaskan situasi dan kondisi keamanan jelang debat publik di Kota Makassar. “Kami menyesuaikan dengan apapun keputusan KPU, tapi kami meminta dengan tegas kepada KPU dan kepolisian agar menjelaskan kepada publik tentang kondisi keamanan terkini di Makassar terkait pilwali ini,” tegas Fadli.
Transparan penting, sebab menurut Fadli agar kepolisian tidak menciptakan teror kepada masyarakat yang bisa menghalangi mereka ke tempat pemungutan suara (TPS) nantinya. “Apapun itu, kami menyesuaikan dengan keputusan KPU.”jelas Fadli yang juga Ketua PSI Sulsel ini
Juru bicara paslon nomor urut empat Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin Halid (Imun) Muwafiq mengemukakan, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan untuk menghadapi debat ketiga.
Karena sejak awal, seluruh visi misi dan garis besar perjuangan Imun jika terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota sudah dikuasai. Tinggal menunggu implentasi jika terpilih.
Yang disayangkan pasangan Imun, kata Muwafiq, kenapa lokasi debat tiba-tiba berubah harus di Jakarta.
“Untuk apa jauh-jauh ke sana. Belum harus urus tiket pulang-pergi, tempat nginap dan lain-lain. Kenap bukan di Palopo atau di Toraja mo saja, atau sekalian tidak usahmi ada debat,” ungkap Muwafiq saat dihubungi BKM, Rabu (2/12).
Dia berfikir, debat I dan II sebenarnya sudah cukup untuk menunjukkan performasi para pasangan calon.
Apalagi, saat ini lagi musim hujan, kondisi cuaca kurang bagus untuk terbang ke Jakarta.
“Bingung juga saya kalau dipikir bahwa Makassar ini tidak aman sehingga debat ketiga berlangsung di Makassar,” pungkasnya. (jun-ita-rhm/rif)



×


Paslon “Terpaksa” Ikut Debat di Jakarta

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar